Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Inilah Dua Rudal yang Bikin Geger Menembus Kawasan Nuklir Dimona, Israel: Fattah dan Emad!

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 22 Maret 2026 | 04:44 WIB

Media Iran memperkenalkan dua rudal mereka yang berhasil menembus sistem keamanan udara kawasan nuklir Dimona, Israel.
Media Iran memperkenalkan dua rudal mereka yang berhasil menembus sistem keamanan udara kawasan nuklir Dimona, Israel.

 

LombokPost - Media pemerintah Iran merilis penjelasan mengenai serangan rudal ke arah Dimona, wilayah strategis di selatan Israel yang dikenal sebagai lokasi fasilitas nuklir negara tersebut.


Dalam laporan yang disiarkan, disebutkan bahwa serangan dilakukan menggunakan kombinasi rudal hipersonik Fattah serta rudal balistik berbahan bakar cair jenis Emad.


“Rudal hipersonik Fattah dan rudal balistik Emad menghantam Dimona dengan kecepatan tinggi,” demikian narasi yang disampaikan media Iran, seperti dikutip Minggu (22/3). 


Rudal Fattah, yang dikembangkan oleh Garda Revolusi Iran, diklaim mampu melaju hingga kecepatan lebih dari Mach 13 dan memiliki kemampuan manuver tinggi untuk menghindari sistem pertahanan udara.


Sementara itu, rudal Emad dikenal sebagai salah satu rudal balistik presisi Iran dengan jangkauan sekitar 1.700 kilometer dan tingkat akurasi tinggi.


Kombinasi kedua jenis rudal ini menunjukkan pendekatan serangan berlapis, di mana kecepatan ekstrem dan akurasi digunakan secara bersamaan untuk menekan sistem pertahanan lawan.


Dalam beberapa tahun terakhir, Iran memang terus mengembangkan teknologi rudal sebagai bagian dari strategi deterensi, dengan stok rudal terbesar di kawasan Timur Tengah.


Dimona sendiri memiliki nilai strategis tinggi dan sebelumnya telah disebut oleh pejabat Iran sebagai target potensial dalam konflik dengan Israel.


Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Israel mengenai detail serangan maupun dampak langsung di wilayah tersebut.


Perkembangan ini menandai peningkatan kompleksitas serangan, di mana penggunaan rudal berkecepatan tinggi dan presisi menjadi tantangan serius bagi sistem pertahanan udara modern.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Dimona Israel #rudal hipersonik Iran