LombokPost-- Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan peringatan darurat yang menyerukan evakuasi segera dari Doha, ibu kota Qatar.
Dalam pernyataan yang beredar, IRGC meminta seluruh warga dan penduduk untuk segera meninggalkan Doha.
Mereka menyebut wilayah tersebut kini menjadi “target sah” karena dianggap digunakan untuk kepentingan militer dan keberadaan aset Amerika Serikat.
IRGC juga menuding adanya provokasi melalui media yang dianggap mengancam keselamatan warga Iran.
Dalam pernyataannya, mereka mengklaim telah memberikan peringatan berulang kali kepada para pemimpin kawasan, namun tidak diindahkan.
“Wilayah ini telah menjadi target sah. Kami memerintahkan semua orang untuk segera meninggalkan area tersebut,” demikian bunyi peringatan tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Qatar melalui Kementerian Dalam Negeri Qatar langsung merespons dengan mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat.
Otoritas Qatar meminta publik untuk tidak menyebarkan rumor atau informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diimbau untuk hanya mengandalkan sumber resmi dalam memperoleh informasi terkait situasi keamanan.
Langkah ini diambil guna mencegah kepanikan di tengah masyarakat akibat beredarnya informasi yang belum tentu benar.
Baca Juga: Breaking! Arab Saudi Usir Diplomat Iran dalam 24 Jam, Ketegangan Timur Tengah Makin Panas
Ketegangan yang meningkat ini menjadi perhatian dunia internasional, dengan banyak pihak menyerukan deeskalasi demi menjaga stabilitas kawasan dan mencegah dampak yang lebih luas.
Editor : Kimda Farida