LombokPost--Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan kepada rakyat Palestina dan umat Muslim di seluruh kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Markas Khatim Al-Anbiya, bagian dari Angkatan Bersenjata Iran.
Dalam pernyataannya, Iran menegaskan bahwa perjuangan yang mereka lakukan bukan semata untuk kepentingan nasional, melainkan juga sebagai bentuk pembelaan terhadap martabat umat Islam secara luas.
“Kami tidak hanya berperang untuk membela diri atau membalas para syuhada kami, tetapi juga untuk membela penderitaan umat Islam dan rakyat Palestina,” demikian isi pernyataan tersebut.
Iran juga menekankan bahwa Palestina bukan sekadar isu satu bangsa, melainkan persoalan keadilan dan kehormatan yang menjadi tanggung jawab seluruh umat Islam.
Sejak awal Revolusi Islam Iran, isu Palestina disebut telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kesadaran nasional mereka.
Dalam pesan yang bernada emosional dan penuh solidaritas itu, Iran secara khusus menyapa warga Gaza dan Palestina, menegaskan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi konflik yang terus berlangsung.
“Jangan pernah berpikir bahwa kalian sendirian di medan ini. Kami bersama kalian dalam komitmen yang tidak akan berubah dan sikap yang tidak akan goyah,” lanjut pernyataan tersebut.
Iran juga memuji keteguhan rakyat Palestina yang dinilai mampu bertahan dalam berbagai tekanan dan kesulitan selama bertahun-tahun.
Mereka menyebut Palestina sebagai bangsa yang memiliki kesabaran, keteguhan, dan kemampuan menjaga haknya dari generasi ke generasi.
Di akhir pernyataan, Iran menegaskan komitmennya untuk terus berdiri bersama Palestina hingga apa yang mereka sebut sebagai “kembalinya Palestina kepada pemilik aslinya” dapat terwujud.
Pernyataan ini diperkirakan akan semakin mempertegang dinamika geopolitik di kawasan, di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Editor : Kimda Farida