LombokPost - Militer Israel Israel Defense Forces (IDF)mengklaim telah menyerang fasilitas petrokimia strategis di Iran selatan, dalam eskalasi terbaru konflik yang kian meluas.
Dalam pernyataan resminya, IDF menyebut serangan itu menyasar kompleks petrokimia penting di Shiraz yang disebut sebagai salah satu fasilitas terakhir yang memproduksi komponen kimia vital untuk bahan peledak dan rudal balistik.
“Fasilitas ini merupakan salah satu yang terakhir memproduksi komponen kimia penting untuk bahan peledak dan material rudal balistik,” demikian pernyataan IDF, seperti dikutip Selasa (7/4).
Selain itu, IDF juga mengklaim telah menghantam lokasi besar peluncur rudal balistik di wilayah barat laut Iran.
Namun, laporan ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan ini menandai peningkatan intensitas operasi militer Israel terhadap infrastruktur strategis Iran, khususnya yang berkaitan dengan kemampuan persenjataan.
Langkah tersebut berpotensi memicu respons lanjutan dari Teheran, di tengah situasi kawasan yang sudah memanas akibat konflik berkepanjangan.
“Fasilitas ini memproduksi komponen penting untuk bahan peledak dan rudal balistik,” tutup pernyataan IDF.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin