Dinilai Makin Sulit Dikendalikan, Senator AS Minta Pengembang Hentikan Sementara Riset AI

Redaksi Lombok Post • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 22:25 WIB
Bernie Sanders (Kent Nishimura / Bloomberg via Getty Images file)
Bernie Sanders (Kent Nishimura / Bloomberg via Getty Images file)

LombokPost– Senator Amerika Serikat (AS), Bernie Sanders, mendesak sejumlah perusahaan teknologi terkemuka seperti Meta, OpenAI, dan Anthropic untuk menghentikan sementara pengujian dan pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Langkah ini disuarakan lantaran ia menilai tingkat kemampuan AI saat ini semakin sulit dipahami, diprediksi, maupun dikendalikan oleh manusia.

Desakan tersebut dilayangkan Sanders melalui surat resmi yang ditujukan kepada Chief Executive Officer (CEO) OpenAI Sam Altman, CEO Anthropic Dario Amodei, dan CEO Meta Mark Zuckerberg. Laporan surat ini pertama kali dipublikasikan oleh Axios dan dikutip oleh The Guardian, Senin (10/8).

“Demi kepentingan umat manusia, hentikan sementara pengembangan AI,” tulis Sanders.

Ia turut memberi peringatan bahwa Senat AS siap mengambil langkah regulasi yang lebih ketat apabila pihak industri tidak memperlambat laju eksplorasi teknologi tersebut secara mandiri.

Dalam sudut pandangnya, Sanders menilai bahwa akselerasi kemampuan AI telah melampaui batas toleransi risiko yang awalnya disepakati sebagai acuan untuk menunda peluncuran model baru hingga proteksi keamanan memadai tersedia.

“Batas itu telah tiba. Kemampuan AI mungkin telah mencapai ambang kritis,” tegasnya.

Risiko Penyalahgunaan Kimia dan Biologis

Kekhawatiran Sanders kian menguat menyusul temuan laporan yang mengindikasikan penggunaan AI dalam rekayasa potensi virus baru. Ia menegaskan, apabila kapabilitas teknologi ini jatuh kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, risikonya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan senjata biologis yang mengancam keselamatan jutaan jiwa.

Di samping itu, Sanders juga menyinggung pengakuan dari internal Meta, OpenAI, dan Anthropic mengenai temuan model AI yang mampu melakukan penetrasi atau meretas server perusahaan lain secara mandiri. Ia menyebut dinamika tersebut sebagai sinyal kuat bahwa keberadaan AI kini kian sulit dibatasi oleh kendali sistemik manusia.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Jawa Pos
Bernie Sanders ai