LombokPost-Presiden Prabowo Subianto menegaskan Rusia merupakan salah satu mitra penting bagi Indonesia. Hal itu disampaikan saat bertemu Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam Jamuan Santap Siang di Vladivostok, Kamis (3/9).
Prabowo mengapresiasi sambutan yang diberikan Putin selama kunjungannya. Ia juga menyinggung hubungan historis Indonesia dan Rusia yang telah berlangsung lebih dari 50 tahun.
"Bagi Indonesia Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, hubungan bilateral kedua negara terus menunjukkan perkembangan positif, terutama di sektor ekonomi dan perdagangan. Indonesia juga terbuka memperluas kerja sama dengan Rusia di berbagai bidang yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.
Baca Juga: Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Andalkan Sudaryono Benahi Program
Kehadiran Prabowo di Vladivostok menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan tersebut. Ia menilai Forum Ekonomi Timur ke-11 dapat menjadi ruang strategis untuk membuka peluang kerja sama sekaligus memperkuat konektivitas di kawasan.
"Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita," ucap Prabowo.
Prabowo turut menyoroti posisi geografis Indonesia dan Rusia yang sama-sama memiliki keterkaitan dengan kawasan Pasifik. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim menjadi salah satu aspek penting dalam mempererat hubungan bilateral.
"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," ujar Prabowo.
Putin menyambut baik kunjungan Prabowo ke Vladivostok. Ia menyebut pertemuan itu menjadi pertemuan kedua antara keduanya dan menilai hubungan personal yang terbangun turut mencerminkan eratnya hubungan strategis Indonesia-Rusia.
"Ini kali kedua kita bertemu dan saya sangat senang. Hubungan pribadi kita mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia," tegas Putin.
Putin juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Menurutnya, hubungan persahabatan kedua negara telah berlangsung lama dan terus berkembang, termasuk melalui peningkatan aktivitas perdagangan.
"Indonesia merupakan salah satu mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Kita telah menjalin hubungan persahabatan selama bertahun-tahun. Perdagangan antara kedua negara juga terus berkembang," tuturnya.
Baca Juga: Ukraina Klaim Delapan WNI Direkrut Militer Rusia, Yusril: Jangan Langsung Simpulkan
Putin mengungkapkan volume perdagangan Rusia dan Indonesia tumbuh 12 persen pada tahun sebelumnya. Komisi Bersama Rusia-Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis juga disebut terus berperan dalam memperkuat hubungan kedua negara.
"Kami memberikan perhatian pada pengembangan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir," urai Putin.
Selain hubungan bilateral, Putin menyinggung perkembangan perdagangan antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia setelah penandatanganan perjanjian perdagangan bebas. Rusia dan Indonesia juga disebut terus berkolaborasi dalam berbagai forum multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kerangka ASEAN.
Putin berharap pertemuan dengan Prabowo di Vladivostok menghasilkan langkah konkret untuk memperluas hubungan kedua negara. Ia meyakini komunikasi tingkat tinggi dapat membuka peluang baru bagi penguatan kemitraan Indonesia-Rusia.
"Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru bagi hubungan bilateral antara kedua negara kita," pungkasnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : jawapos.com