Biasanya Ramadan menjadi waktu yang tingkat kunjungan meningkat berkali-kali lipat. ”Tahun ini cukup sepi dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Sejak kembali buka, pusat perbelanjaan ini menerapkan standar operasional yang ketat. Pengunjung yang tidak menggunakan masker dilarang masuk. Pihaknya juga rutin membersihkan seluruh sudut pusat perbelanjaan itu. ”LEM sudah terapkan protokol Covid-19, masyarakat nyaman dan aman. Belanja di LEM tidak perlu khawatir,” tambahnya.
Dikatakan, ada juga beberapa tenan tidak buka saat Ramadan kali ini. ”Jumlah total customer yang datang turun lebih dari 60 persen dari tahun lalu,”terangnya.
Perwakilan Omah Cobek, Diana Sulistiowati mengatakan Ramadan tahun ini omzet tersisa 10-15 persen dibandingkan hari normal. Dikatakan, tingkat kunjungan di tenan LEM sangat minim. ”Jauh sekali berkurang sekarang yang datang,” katanya.
Namun pihaknya memutuskan tetap buka. Kendati pemasukan tak seperapa, namun dengannya sejumlah karyawan tetap dapat pemasukan. ”Walaupun banyak juga yang diliburkan,” kata dia. (nur/r9)
Editor : Administrator