Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Hari Raya, Banyak Warga Mataram Tebus Barang di Pegadaian

Redaksi LombokPost • Rabu, 20 Mei 2020 | 16:06 WIB
GADAI: Salah seorang nasabah menebus barang miliknya di pegadaian Kota Mataram, beberapa waktu lalu.
GADAI: Salah seorang nasabah menebus barang miliknya di pegadaian Kota Mataram, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Jelang Idul Fitri, terjadi peningkatan aktivitas tebus barang pada sejumlah pegadaian. ”Peningkatannya cukup signifikan. Yakni setoran tebusan bisa mencapai hingga Rp 500 juta,” kata Kepala Cabang Pegadaian kota Mataram Junaidi, Selasa (19/5).


Dalam satu hari ada ratusan nasabah melakukan tebus. Ia menjelaskan, tahun ini lebih meningkat untuk tebusannya. ”Untuk yang gadai justru terjadi peningkatan sampai dengan pertengahan April,” ucapnya.


Karena meningkatnya permintaan tebus, pihaknya membatasi kelebihan saldo di pegadaian. Nasabah diarahkan juga melalui pegadain digital yang dimiliki pegadaian. Ada beberapa jenis barang yang ditebus, yakni perhiasan, kendaraan, hingga alat elektronik.


”Karena mau digunakan ketika lebaran,” ucapnya.


Ia menilai, pandemi yang masih berlangsung menjelang hari raya Lebaran akan sangat memengaruhi tren penebusan dan lelang dari objek-objek gadai. Kedua aktivitas tersebut biasanya ramai terjadi menjelang mudik dan lebaran.  Pola penebusan yang masih terjadi jelang lebaran menunjukkan adanya kelebihan likuiditas dana sejumlah nasabah.


”Jadi bukan banyak yang mengadaikan, melainkan justru banyak  yang menebus,” jelasnya.


Pegadaian Dukung Penanganan Covid-19


Sementara itu, PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), wastafel, dan sembako. ”Pemberian bantuan sebagai salah satu wujud komitmen perseroan memberikan dukungan menanggulangi Pandemi Covid-19,” kata Kepala Departement Produk Gadai PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan Agus Sapto Joko Priyono, Selasa (19/5).


Ia mengatakan penyaluran bantuan langsung diberikan kepada yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan di pasar, puskesmas, dan panti asuhan. ”Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk bisa bahu membahu menangani, mencegah, dan memutus mata rantai Virus Korona di NTB,” jelasnya.


Pembagian sepuluh wastafel tiga sisi diletakkan di pasar-pasar tradisional. Diantaranya Pasar Pancor, Pringgabaya, Renteng, Kediri, Gerung, Narmada, Cakranegara, ACC, Kebon Roek, dan Pasar Tanjung.


 Pembagian 468 sembako diserahkan melalui Yayasan Panti Asuhan NU Assima Darul Falah, Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Hidayah, Panti Asuhan Al-Halimi, dan penyerahan bersama Korem Wirabakti 162 di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata. Pegadaian juga berpartisipasi dalam Satgas BUMN se-NTB untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. ”Total seluruh sumbangan tersebut yaitu senilai Rp 241,71 juta,” ujarnya.


Kepala Departemen Produk Non Gadai Pegadaian Area Ampenan Arif Fanany mengatakan penyaluran bantuan dari Pegadaian Area Ampenan ini dilakukan sejak April. ”Bantuan ini disalurkan oleh beberapa tim untuk bisa langsung menyasar ke kabupaten kota tujuan penyerahan bantuan,” kata dia. (tea/nur/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Tebus Barang #Pegadaian #lebaran