”Kami Bank NTB Syariah bekerja sama LPKB Dompu berinisiasi untuk penanaman kembali hutan yang sangat diperlukan,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo usai penyerahan secara simbolis bibit untuk penghijauan tersebut di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Selasa (25/5).
Kukuh menerangkan, penanaman kembali dibutuhkan untuk daerah yang hutannya sudah rusak. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir. Dimana saat ini hutan banyak dalam keadaan gundul.
”Apa yang dikontribusikan Bank NTB Syariah adalah membantu untuk biaya transportasi pengadaan bibit,” tambahnya.
Diterangkan, bibit untuk ditanam diberikan Pemprov NTB. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah membantu pengadaan bibit sejumlah tanaman buah.
”Ini nanti penanaman akan disebar oleh LPKB Dompu,” terangnya.
Ke depannya program ini akan terus berkelanjutan. Apalagi ini upaya juga untuk menjaga alam di daerah ini dapat terus terjaga.
”Insya Allah akan terus diprogramkan dan berlanjut,” jelasnya.
Ketua LPKB Dompu Burhan mengatakan, pihaknya menerima sebanyak 20 ribu bibit. Total luas lahan yang akan ditanami 20 hektare. Lahan tersebut berada di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima dan Kecamatan Hu’u di Dompu.
”Masing-masing lokasi akan ditanam 10 hektare dan dengan 10 ribu bibit,” ujarnya.
Untuk program awal ini yang disasar untuk ditanam kembali dua kecamatan tersebut lantaran merupakan daerah yang sering dilanda banjir. Diharapkan, lahan yang sudah lama gundul dan menyebabkan longsor, banjir, tidak terkikis sehingga hutannya ditanami kembali. Caranya dengan sistem tumpang sari bersama tanaman jagung.
Dengan cara pola tanaman tumpang sari, tanaman buah dan tanaman jagung dinilai masih efektif. Khusus saat ini bibit buah yang akan ditanam adalah durian dan alpukat.
”Kecamatan lainnya akan berkelanjutan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah,” kata dia. (nur/r6/ADV) Editor : Administrator