Dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sekitar dua tahun terakhir, begitu dirasakan pelaku ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membeberkan sejumlah fakta dampak pandemi tersebut di bidang ekonomi kreatif serta pariwisata secara umumnya.
Paparan tersebut disampaikan Sandiaga saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka (SENMASTER) secara virtual Kamis (2/11). Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang sampai sekarang belum usai, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata paling terdampak.
“Khususnya di bidang pariwisata mancanegara, mengalami penurunan yang tinggi,” katanya.
Selain itu Sandiaga mengungkapkan ada 120 juga lapangan pekerjaan yang hilang. Lapangan pekerjaan ini selama ini menggantungkan kehidupannya dari pariwisata dan ekonomi kreatif.
Selain itu Sandiaga mengatakan ada sekitar 1,1 miliar jumlah wisatawan yang terdampak pandemi. Dengan adanya pandemi, para wisatawan itu tidak bisa berwisata maupun memanfaatkan produk dari pelaku ekonomi kreatif.
“Jadi memang dampak pandemi Covid-19 ini memang besar,” tuturnya.
Meskipun begitu Sandiaga mengatakan Kemenparekraf tidak tinggal diam. Mereka terus mendorong UMKM di bidang ekonomi kreatif untuk kembali bergeliat.
“Kami mendorong Kemenparekraf memfasilitasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif menghadapi tantangan ini,” katanya.
Diantara upayanya adalah dengan melakukan digitalisasi UMKM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Kemudian menggenjot kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI). Lalu mendorong masyarakat membeli produk kreatif lokal serta memfasilitasi pembentukan badan hukum serta pengurusan hak kekayaan intelektual (HKI).
Sementara itu Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UT Dewi Artati Padmo Putri mengatakan salah satu tri dharma perguruan tinggi adalah pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat yang mereka lakukan berusaha untuk mengembangkan, memberdayakan, dan membangun masyarakat desa.
Khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan kebudayaan. Dia berharap dengan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat, bisa mendukung upaya pemulihan ekonomi bagi para pelaku UMKM di tingkat desa-desa termasuk di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. (jpg)
Editor : Galih Mps