Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Budi Daya Madu Trigona untuk Ekonomi Dangiang Timur

Galih Mps • Senin, 13 Desember 2021 | 15:14 WIB
PANEN MADU: Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu (tengah) memanen madu trigona dari stup milik Kelompok Manis Berkah, Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Jumat (10/12).
PANEN MADU: Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu (tengah) memanen madu trigona dari stup milik Kelompok Manis Berkah, Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Jumat (10/12).

TANJUNG- Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu meluncurkan program budidaya madu trigona, di Dusun Dangiang Timur, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Jumat (10/12). Budidaya madu trigona ini merupakan program Lembaga Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia ( Laznas IZI) untuk membantu perekonomian masyarakat kala pandemi.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DKP3 KLU Tresnahadi, Camat Bayan Siti Rukayah, dan Pemdes Dangiang. Selain itu juga hadir secara virtual Direktur Pendayagunaan Laznas IZI Nana Sudiana dan Direktur Care Program LAZNAS BSM Umat Ilham Syahputra.


”Ini merupakan program yang sangat bagus,” ujar Bupati Djohan.


Program budidaya tersebut dinilai sangat membantu masyarakat. Sebab hanya sektor pertanian dan peternakan yang sanggup bertahan hingga saat ini. Pemasukan yang dihasilkan dari budi daya ini terbilang masih cukup banyak meski pandemi.


”Jika kita ingin sukses, maka pertanian dan peternakan harus kita kembangkan,” sambungnya.


Ia melanjutkan, masyarakat juga terbantu dalam mengembangkan lebah madu trigona melalui program tersebut. Saat ini tinggal bagaimana membuat kemasan yang menarik bagi konsumen.


Dirinya berharap upaya budidaya Kelompok Manis Berkah terus berkembang. Sehingga kedepan bisa menghasilkan panen madu yang lebih baik.


”Bekerjalah yang sungguh-sungguh dan serius dalam mengelola untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” pesannya.


Direktur Laznas IZI Nana Sudiana mengatakan, budidaya madu trigona merupakan program Kampung Zakat IZI. Madu trigona merupakan salah satu produk unggulan yang menjadi potensi lokal.


Sebagai lembaga Pengelola Ziswaf dan CSR Yayasan BSM Umat, ada beberapa dukungan yang diberikan melalui program IZI. Diantaranya pelatihan budidaya madu trigona, pendampingan, penyuluhan, pengembangan, pemberian modal serta pemasaran.


Terpisah, Kepala DKP3 KLU Tresnahadi mengatakan, madu trigona memiliki potensi yang sangat bagus. Sebab produk tersebut cukup banyak dibutuhkan mengingat khasiat yang dimiliki.


”Satu botol tanggung 600 mililiter saja harganya sampai Rp 150 ribu. Ini potensi yang bagus untuk membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Galih Mps
#Madu Trigona #Djohan Sjamsju