Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bu Khofifah Dukung NTB Bentuk Halal Centre

Baiq Farida • Kamis, 20 Januari 2022 | 16:56 WIB
Hj Khofifah Indah Parawansa
Hj Khofifah Indah Parawansa
MATARAM--Pariwisata halal atau wisata ramah muslim telah lama digaungkan di NTB sejak tahun 2010 silam. Peluang ini cukup besar jika NTB dan Indonesia khususnya mampu memanfaatkan dan dikelola lebih maksimal.

Selain destinasi wisata, beraneka ragam produk UMKM yang dimiliki Bumi Gora ini. Menandakan kreativitas warga NTB tidak terbatas. Sebab itu, Gubernur Jawa Timur Hj Kofifah Indah Parawansa pun mendorong Halal Centre di NTB untuk segera dibentuk.

“Saya ingin mengajak Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan NTB khususnya untuk menangkap peluang dan dilakukan penyegaraan dengan membentuk Halal Centre,” ucap Khofifah usai menghadiri kuliah umum di Prime Park Hotel Mataram, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, tren halal centre cukup luar biasa. Jika ini ingin dihadirkan di NTB, maka memerlukan auditor, penyelia dan pendampingan. Sebagai upaya percepatan, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah bersedia dan menyiapkan kuota hingga 100 ribu orang.

“Peluang ini saya harap bisa dimaksimalkan oleh Universitas NU NTB,” imbuhnya.

Jika Halal Centre telah dibentuk, sambungnya, dengan anggaran mencukupi dapat lanjut kepada Laboratorium Halal Centre. Keberadaannya dapat membantu sertifikasi halal terhadap makanan dan minuman. Mengingat BPJPH menargetkan 10 juta item produk yang disertifikasi kehalalannya.

“Jawa Timur ada 1,5 juta yang ditarget sertifikasi kehalalannya, mungkin nanti di NTB berapa sesuai jumlah penduduk, UMKM dan produk untuk kemudian diidentifikasi BPJPH,” ucap Ketua PBNU ini.

Dengan menjadikan perguruan tinggi sebagai basis halal centre, maka bisa memberikan penguatan baik untuk perguruan tinggi maupun bagi identifikasi produk halal yang diproduksi masyarakat atau UMKM NTB.

Rektor Universitas NU NTB Hj Baiq Mulianah menambahkan, pada hakikatnya arus baru perekonomian  di Indonesia adalah ekonomi Islam.

“Indonesia sebagai pusat ekonomi Islam, maka perlu segera menghadirkan Halal Centre di NTB, kami pun siap,” singkatnya. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida
#Hj Khofifah Indah Parawansa #Halal Centre #Universitas Nahdlatul Ulama