Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perputaran Uang Jalur Pendakian Rinjani Rp 41,376 Miliar

Galih Mps • Kamis, 17 November 2022 | 14:45 WIB
BERKAH RINJANI: Seorang porter yang membawakan barang pendaki Rinjani beberapa waktu lalu. Aktivitas pendakian terbukti mendorong perputaran uang di sana.(IVAN/LOMBOK POST)
BERKAH RINJANI: Seorang porter yang membawakan barang pendaki Rinjani beberapa waktu lalu. Aktivitas pendakian terbukti mendorong perputaran uang di sana.(IVAN/LOMBOK POST)

MATARAM-Selama 2021 hingga Juli 2022 perputaran uang uang di jalur pendakian Rinjani mencapai Rp 41,376 miliar. ”Nilai ini belum termasuk penginapan maupun tempat wisata nonpendakian,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Dedy Asriady.


Jumlah uang yang berputar tersebut untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 1,945 miliar. Sisanya Rp 39,431 miliar berputar kepada masyarakat sekitar di kawasan Gunung Rinjani. ”Sisa di luar pajak itu didapatkan trekking organizer (TO), guide, porter, penyedia makanan minuman, jasa transportasi, dan lainnya,” imbuhnya.


Dijelaskan, setelah gempa 2018 hingga Covid-19 kunjungan pendaki dari luar NTB menurun. Guna mendorong kunjungan ini, dibuka 21 tempat wisata non pendakian yang ada di sekitar Gunung Rinjani. ”Jumlah pengunjung rinjani selama 19 bulan itu mencapai 71.051 baik itu wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara,” imbuhnya.


Pada 2021 masyarakat yang terlibat dalam pendakian Gunung Rinjani yang terdiri atas Trekking Organizer (TO) sebanyak 70 orang, guide 794 orang, dan porter 1.841 orang. Dengan jumlah kunjungan 39.226 orang. Terdiri dari wisatawan mancanegara 441 orang dan wisatawan nusantara 38.785 orang.


Sedangkan 2022 hingga 31 Juli jumlah TO yang terlibat 94 orang, guide 1.284 orang, dan porter 4.073 orang.


”Dengan jumlah kunjungan sebanyak 31.825 orang yang terdiri dari wisatawan mancanegara 2.600 orang dan wisatawan nusantara 29.225 orang,” kata dia.


Seorang pendaki Muhammad Jumaedi mengatakan biasanya pendaki di lingkungan Rinjani selama empat hari tiga malam. Dari Sembalun, estimasi waktu dari basecamp sampai pos 4 sekitar lima jam lebih. Dengan jasa ojek dari basecamp sampai pos 2 kemudian jalan dari pos 2 ke pos 4 sekitar tiga jam lebih. Dari pos 4 sampai ke Pelawangan tiga jam lebih. Biasanya di Pelawangan pendaki istirahat, kemudian dinihari pukul 02.00 Wita naik ke puncak. Durasi perjalanan dari pelawangan ke puncak Rinjani sekitar 3-4 jam jika kondisi cuaca baik. ”Waktu perjalanan juga tergantung kecepatan jalan,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#rinjani