Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Budi Daya Melon Tawarkan Omzet Puluhan Juta

Galih Mps • Jumat, 10 Februari 2023 | 16:45 WIB
BUAH SUPER: Rasudi mantan PMI asal Lombok Barat ini beralih menjadi pembu didaya melon golden di Lombok Barat, (6/2).(DEWI/LOMBOK POST)
BUAH SUPER: Rasudi mantan PMI asal Lombok Barat ini beralih menjadi pembu didaya melon golden di Lombok Barat, (6/2).(DEWI/LOMBOK POST)

GIRI MENANG-Memiliki keterampilan selama bekerja di luar negeri, mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Kebon Ayu, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat ini berhasil banting setir. Kini dia membudidayakan melon golden jenis langkawi. Dari hasil panen dengan kualitas buah super, Rasudi bisa meraup omset puluhan juta rupiah.


Rasudi adalah mantan PMI budi daya Melon Golden d saat bekerja di Malaysia dan Thailand. Pulang kampung, Rasudi kemudian menerapkan cara budi daya melon di kampung halamannya. ”Saya jadi TKI mulai tahun 1999 hingga 2016,” ungkapnya, kemarin (6/2).


Setelah bertahun-tahun menjadi PMI, Rasudi bertekad untuk membudidayakan sendiri melon di kampung halamannya. Bermodalkan luas lahan 80 are dengan pola tanam menggunakan teknologi sederhana, hidroponik di dalam rumah kaca (green house). ”Masing-masing green house lahan tiga are untuk hasil satu ton, kita sudah mempunyai enam green house,” ujarnya.


Biasanya warga atau para pengepul buah datang langsung ke kebun melon miliknya. Sehingga dalam hitungan jam, satu ton melon habis dan ia bisa meraup omset hingga Rp 25 juta per satu ton, dengan masa panen dua bulan sekali. ”Kalau pasarnya, biasanya konsumen yang langsung datang ke sini, dua jam langsung habis,” terangnya.


Untuk menghasilkan panen lebih maksimal, bibit melon golden langkawi dipesan langsung dari Taiwan. ”Varietasnya itu konsumen sangat suka, struktur dagingnya renyah, berair, terus manisnya itu kayak gula,” ucap bapak anak tiga ini.


Untuk warga yang langsung datang membeli, Rusadi mengizinkan untuk memetik langsung dari dalam green house. Satu kilogram dijual dengan harga Rp 25 ribu, dan biasanya satu buah melon golden Langkawi memiliki berat 1,2-2 kg.


Kandungan gizi melon termasuk yang paling beragam bila dibandingkan dengan buah-buahan sejenisnya. Buah berdaging lembut ini juga tinggi kandungan air.


Sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi untuk ibu hamil dan melancarkan pencernaan. Juga menurunkan tekanan darah, membantu memperkuat imun tubuh, dan mencegah infeksi serta membuat tidur lebih nyenyak. (ewi/r9)

Editor : Galih Mps
#Melon