MATARAM-Sejumlah UMKM digandeng LEM untuk mengikuti kegiatan selama Ramadan. ”Kita ada pameran yang akan dilaksanakan sampai beberapa hari setelah lebaran nantinya,” kata General Manager LEM Salim Abdad.
Dikatakan, pameran dihajatkan membantu UMKM memasarkan produknya lebih cepat ke konsumen. Sehingga produk itu bisa dikenal lebih luas dan mendapat tambahan pasar. ”Kami ingin UMKM juga merasakan dampak dengan usahanya meningkat setelah pameran UMKM ini,” jelasnya.
Terkait kunjungan ke LEM, hingga kini belum menunjukkan peningkatan signifikan dari kunjungan hari biasanya. Biasanya kunjungan akan melonjak pada pekan kedua Ramadan. ”Dari umumnya tahun 2019, baru tumbuh 70 hingga 80 persen kunjungan,” ujarnya.
Menurutnya kunjungan saat ini masih sangat bagus dibandingkan saat awal pandemi lalu, yang menurun sangat drastis. Dengan sendirinya bila ada kemampuan daya beli akan meningkatkan kunjungan ke LEM. ”Leterisian tenan di LEM saat ini 97 persen,” tuturnya.
Program lainnya, LEM juga masih melakukan sosialisasi ke tenan penyelenggaraan late night shopping. LEM masih akan melihat kesiapan tenan. Apalagi melihat nantinya kunjungan yang meningkat dan berbagai kegiatan yang dilakukan di LEM, baik belanja, tarawih, dan buka puasa di tenan yang ada. ”Kami tetap ingin ada late night shopping supaya punya waktu cukup berbelanja selama Ramadan ini,” imbuhnya.
Walau pun demikian, beberapa tenan yang dilihat langsung di lapangan saat buka puasa sudah menunjukkan pengunjung yang datang banyak. Di beberapa tenan, terisi 50 persen mendekati waktu berbuka puasa. Pengunjung biasanya mulai datang untuk berbuka puasa pada jam 17.30 Wita untuk jalan-jalan sembari menunggu waktu buka puasa. Tenan yang paling banyak dikunjungi biasanya kuliner dan fesyen. (nur/r9)
Editor : Galih Mps