Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mondy Jalankan Bisnis Makanan Organik dan Sehat

Galih Mps • Rabu, 7 Juni 2023 | 17:30 WIB
MAKANAN ORGANIK: Owner Mondy Yunis Arista memperlihatkan produk best seller konsumen Mondy di Mataram. (NURUL/LOMBOK POST)
MAKANAN ORGANIK: Owner Mondy Yunis Arista memperlihatkan produk best seller konsumen Mondy di Mataram. (NURUL/LOMBOK POST)

MATARAM-Peningkatan kesadaran pola hidup sehat masyarakat sejak pandemi, coba dimanfaatkan Yunis Arista. ”Usaha ini ada karena pengalaman pribadi,” kata Owner Mondy Yunis Arista pada Lombok Post, Selasa (6/6).


Awal dirinya sakit ada tiroid karena pola hidup yang kurang baik. Itu dipengaruhi makanan banyak pengawet, penguat rasa, dan pewarna yang tidak sehat. ”Saya kala itu masih memberikan ASI juga, jadi membuat produk sesuai kebutuhan juga untuk ASI booster,” tambahnya.


Awal produksi, dia membuat susu almond yang saat itu belum ada di Lombok. ”Alhamdulillah respons bagus,” terangnya.


Perlahan mulai dicari cookies dan camilan sehat lainnya. ”Mengandeng UMKM lokal dan juga ada ambil di Jawa. Jadi sekarang variasi produknya selain yang kami produksi sendiri dengan merek Mondy,” imbuhnya.


Dalam pengembangan usaha ini, dirinya menggandeng tiga UMKM lokal karena memproduksi makanan sehat. ”Kami juga memberdayakan petani lokal,” tambahnya.


”Makanan healthy itu sekarang sudah banyak variannya, enak, dan ekonomis. Makanan sehat itu sebenarnya tidak mahal, yang mahal itu justru saat kita sakit,” jelasnya.


Pihaknya saat ini sudah memproduksi 10 produk. Ada juga puluhan merek luar yang digandeng. ”Rata-rata harga yang dijual mulai dari Rp 7.000-an sudah dapat snack sehat,” tuturnya.


Dalam sebulan dia menghabiskan 25 kilogram almond untuk dibuat susu, cookies, dan selai. Kreasinya paling jauh dibawa ke Sumbawa, dikirim pakai travel dalam bentuk beku, sehingga bisa awet hingga dua minggu. ”Pengiriman yang jauh sekali belum berani karena nanti terpengaruh ke produknya. Karena produknya tidak menggunakan pengawet,” jelasnya.


Seorang konsumen Fitria Farida yang sedang menyusui direkomendasikan rekanannya. Ia pun baru mencoba dan rasanya cocok. ”Diminta rutin, akan saya coba dulu,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#UMKM