MATARAM-Dinas Koperasi dan UMKM NTB memastikan UMKM yang digandeng pemerintah mengikuti pameran di MXGP Selaparang tak perlu membayar. ”Semua free,” kata Kadiskop UMKM NTB H Ahmad Mashuri pada Lombok Post.
Ia menerangkan untuk MXGP Lombok yang digandeng pemerintah daerah berjumlah 200 UMKM. Dengan disiapkan 100 tenda, masing-masing dua UMKM satu tenda. ”Awalnya ada bayar untuk id card, tapi saya tidak mau UMKM mengeluarkan biaya dan itu sudah saya pastikan ke penyelenggara,” tuturnya.
Dikatakan 75 persen UMKM untuk MXGP Lombok dari Kota Mataram. Sisanya Pemprov NTB sebar ke semua kabupaten kota seluruh NTB. ”Sudah ada yang minta UMKM dari Pulau Sumbawa,” tambahnya.
Pemkot Mataram diberikan keleluasaan untuk mengatur secara merata UMKM yang digandeng. Baik melalui berbagai komunitas yang ada atau perkumpulan lainnya. ”Saya sudah arahkan untuk bisa memprioritaskan UMKM sekitar eks Bandara. Tapi tetap UMKM harus bagus, karena wajah kita di sini,” tambahnya.
Setali tiga uang, untuk MXGP Samota sudah ada juga UMKM yang meminta. Catatan dia, sudah ada puluhan UMKM merespons untuk ke Samota, Sumbawa. ”Kalau saya perkirakan UMKM ini akan terus bertambah ke Samota nanti,” terangnya.
Turut dijelaskan, dalam event MXGP Lombok penyelenggara menyiapkan tenda berbayar. Ini memang murni disiapkan dan bisnisnya penyelenggara. ”Ada 50 tenda yang dijual Carsten,” tambahnya.
Terpisah, Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo mengatakan event MXGP Lombok salah satu cara mengenalkan NTB secara luas. Termasuk juga mempromosikan BPD NTB karena turut menjadi sponsor. ”Ini salah satu cara promosi daerah semakin luas,” kata dia. (nur/r9)
Editor : Galih Mps