LombokPost-Sejumlah pengusaha durian di Kabupaten Lombok Utara memanen kesuksesan. Durian kane dan musang king yang dikembangkan Jabat Menjulu misalnya, bisa menghasilkan puluhan juta rupiah sekali panennya.
”Hasil penjualan buahnya (musang king, Red) bisa mencapai Rp 30 juta per pohon,” ujarnya.
Jabat Menjulu mengembangkan berbagai jenis pohon durian. Mulai dari jenis lokal, bangkok, kane, hingga musang king.
Durian jenis lokal memang belum dianggap sebagai sesuatu yang luar biasa. Namun penikmatnya sangat banyak ketika musim panen.
”Saya tetap anggap sebagai hal menarik, makanya saya menanam itu,” sambungnya.
Setelah melihat hasil panen awal, Jabat memutuskan untuk serius mengembangkan ini dalam skala besar. Akhirnya, dia pun menebang semua pohon kelapa di kebunnya seluas 2,5 hektare. Menggantinya dengan berbagai jenis bibit durian.
Keputusannya tersebut rupanya mendapatkan respons remeh dari banyak orang. Bahkan dirinya dianggap gila dan ditertawakan.
Apalagi kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan di KLU.
Pria asal Gangga ini mencoba mengembangkan durian kane dengan melakukan stek di pohon durian lokal.
Hasilnya ternyata sesuai harapan Jabat. Durian kane tersebut tumbuh dengan baik dan menghasilkan penjualan buah hingga Rp 3 juta per pohon.
Jabat lantas tertarik mengembangkan durian musang king pada 2011 lalu.
Dirinya mendapatkan biji durian tersebut dari salah seorang warga yang pulang merantau dari Malaysia.
Seperti durian lainnya, Jabat menanam biji tersebut hingga tumbuh. Kemudian dikembangkan seperti halnya jenis kane.
Dirinya menyambungkan pohon durian Musang King di atas pohon durian kane hingga saat ini.
Beberapa kali trial and error, Jabat akhirnya berhasil mengembangkan durian ini. Musang King berhasil tumbuh dan bahkan sudah berbuah beberapa kali hingga saat ini.
Hasil penjualan buahnya pun sangat menakjubkan, mencapai Rp 30 juta per pohon.
”Itu baru satu pohon yang berbuah. Seandainya berbuah semuanya di 2,5 hektare itu, kalau hanya sekedar beli mobil, itu gampang,” bebernya sembari tersenyum.
Untuk jenis musang king, harganya Rp 250-300 ribu per kilogramnya. Sebab itu dalam satu pohon bisa menghasilkan penjualan hingga Rp 30 juta.
Musang king ini, kata Jabat memiliki rasa manis, legit, dengan sedikit pahit. Selain itu, juga terkenal akan ketebalan dengan tekstur kering, lembut dan tidak berserat. Durian ini juga punya aroma khas yang tidak menyengat.
”Jadi meski pun harganya mahal tetap dibeli dan banyak juga yang kecanduan sehingga datang lagi ke rumah membeli,” jelasnya.
Namun perlu perawatan ekstra dan ketelatenan guna mendapatkan hasil yang memuaskan. Sebab pohon durian yang ditanam membutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun untuk bisa berbuah.
”Kita konsep alamnya, kita jaga kesuburan dan kita tambah dengan pupuk yang komplit,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post