Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dukung Palestina, Bittersweet by Najla Ganti Bahan Baku Produk, Putuskan Kerjasama dengan Brand Pendukung Israel

Geumerie Ayu • Rabu, 15 November 2023 | 21:55 WIB
PERNYATAAN SIKAP: Owner Bittersweet by Najla, Najla Bisyir menggeser semua brand yang selama ini digunakan untuk bahan baku produk, usai menyatakan sikap mematuhi Fatwa MUI No 83 tahun 2023.
PERNYATAAN SIKAP: Owner Bittersweet by Najla, Najla Bisyir menggeser semua brand yang selama ini digunakan untuk bahan baku produk, usai menyatakan sikap mematuhi Fatwa MUI No 83 tahun 2023.

LombokPost-Brand kuliner lokal Bittersweet by Najla memutuskan menghentikan penggunaan produk pendukung Israel sebagai bahan baku produk mereka.

Hal ini diumumkan Owner sekaligus Founder Bittersweet by Najla, Najla Bisyir di semua laman resmi sosial media mereka.

“Aku mewakili tim Bittersweet by Najla bermaksud menunjukkan bahwa kami berdiri tegas di pihak Palestina, kami sangat turut atas penjajahan dan genosida yang terjadi di tanah Palestina,” ujar Najla di laman resmi TikTok Bittersweet by Najla, Rabu (15/11).

Dikatakannya, dengan adanya pernyataan terbuka ini, Bittersweet by Najla taat mengikuti fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang hukum dukungan terhadap perjuangan Palestina, yang menegaskan bahwa mendukung agresi Zionist ke Palestina hukumnya haram.

“Bittersweet tidak lagi menggunakan produk dari brand yang terafiliasi dengan Zionist dan sekutunya, dan Bittersweet mampu membuktikan pernyataan ini secara terbuka dan transparan,” tegasnya.

Najla melanjutkan, dirinya bersama segenap tim Bittersweet by Najla berharap langkah kecil mereka bisa dinilai sebagai perjuangan mendukung masyarakat Palestina.

Pihaknya berusaha menunjukkan dengan nyata dukungan dengan berhenti bermuamalah dengan produk dari brand yang terafiliasi oleh Zionist dan sekutunya.

“Kami selalu berdoa agar genosida ini segera berakhir dan saudara-saudari kami di Palestina segera bebas dari ini semua,” ujarnya.

Dirinya juga mengajak semua pelaku usaha lokal untuk turut mengikuti jejak Bittersweet by Najla, agar berhenti menggunakan produk dan brand yang terafiliasi dengan pihak penjajah.

Sementara untuk beberapa stok brand makanan yang sudah dibeli sejak empat bulan lalu di gudang, akan tetap digunakan untuk menghindari food waste atau membuang-buang makanan. (Geum)

 

Editor : Marthadi