LombokPost-Dinas Perdagangan NTB meminta pemerintah desa bersinergi dengan NTB Mall untuk memaksimalkan keberadaan UMKM di wilayah masing-masing.
Kemitraan ini dinilai sangat strategis untuk membantu mengembangkan potensi-potensi produk lokal di desa-desa di NTB. ”Banyak produk-produk di sini (NTB Mall, Red) berasal dari desa,” ujar Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti.
Dikatakannya, seluruh pemerintah desa di NTB harus berkunjung ke NTB Mall minimal satu kali. Tujuannya, agar wawasan aparatur desa ini terbuka mengenai produk-produk NTB Mall yang berasal dari desa.
”Potensinya itu ada di desa. Jadi aparatur-aparatur desa ini harus mengetahui bahwa produk NTB Mall ini justru banyak berasal desa,” sambungnya.
Menurut Nelly, masih banyak aparatur desa yang tidak mengetahui produk olahan desanya ada di NTB Mall. Sebab itu, melalui kemitraan atau sinergi antara desa dan NTB Mall, diharapkan bisa membuat desa memaksimalkan pemasaran produk lokal mereka ke depannya.
”NTB Mall ini bisa menjadi tempat terbuka bagi masyarakat NTB untuk belajar banyak hal,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, selain sebagai etalase produk UMKM, NTB Mall juga berfungsi sebagai inkubasi dan promosi perdagangan. Selain itu, juga menjadi coaching atau tempat berlatih bisnis bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.
Ke depannya, NTB Mall juga menjadi pusat pembelajaran masyarakat mengenai produksi, packaging atau pengemasan produk, dan lainnya. NTB Mall juga membuka ruang konsultasi bisnis dan pemasaran produk bagi masyarakat maupun UMKM yang ingin belajar.
”Tidak perlu lagi diklat ke hotel atau tempat lainnya, cukup datang belajar ke NTB Mall,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida