LombokPost-Geliat usaha kain tenun Sade di Lombok Tengah terus berjalan.
Tak hanya berupa kain, penenun tenun Sade juga menjual produk turunan tenun ini dalam bentuk dompet hingga pakaian outer.
Salah satu penenun Sade, Marlina mengatakan, dirinya menjual produk tenun dan aneka turunannya.
Produk-produk ini dijual dengan harga yang beragam.
Untuk dompet, biasanya dijual di kisaran harga Rp 100-150 ribu untuk 7-8 dompet. Sedangkan untuk outer, dijual mulai dari kisaran Rp 100 ribuan per biji.
Untuk kain tenun, kata Marlina harganya bisa mencapai jutaan. Hal itu ditentukan oleh tingkat kerumitan dari pola kain tenun itu sendiri.
”Beda pola beda harga. Semakin rumit semakin mahal harganya,” ujarnya.
Dikatakannya, produk-produk tenun tersebut dijahit langsung oleh dirinya.
Paling banyak digemari wisatawan adalah produk dompet dan outer, lantaran harganya yang dinilai cukup murah meriah.
”Kalau kain itu lumayan (lakunya, Red), paling laris itu outer dan dompet karena murah meriah,” sambungnya.
Berbicara omzet, Marlina mengaku itu besar ketika memasuki momen high season.
Saat itu ada banyak wisatawan mancanegara yang datang berlibur dan membelinya sebagai oleh-oleh.
”Kalau low season ada yang beli tapi tidak banyak,” katanya.
Sejauh ini, Marlina hanya menjual produk tenun buatannya di tempat penjualannya sehari-hari.
”Penjual lain ada yang jual lewat TikTok, kalau saya masih jual manual karena belum tahu caranya, itu kendalanya,” bebernya.
Marlina berharap, dirinya dibantu pelatihan terkait pemasaran dari pemerintah setempat. Terutama bimbingan mengenai pemasaran melalui berbagai marketplace yang ada. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida