Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kunker ke NTB, Dirjen Industri Agro Gali Persoalan Rokok Ilegal

Kimda Farida • Sabtu, 2 Maret 2024 | 13:23 WIB
KUNKER: Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI Putu Juli Ardika (tengah) memantau perkembangan proses produksi tembakau di Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Paok Motong, Lotim
KUNKER: Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI Putu Juli Ardika (tengah) memantau perkembangan proses produksi tembakau di Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Paok Motong, Lotim

LombokPost--Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI Putu Juli Ardika memantau perkembangan proses produksi tembakau di Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Paok Motong, Lombok Timur, Jumat (1/3).

Dirinya meninjau seluruh tahapan produksi tembakau yang menjadi sumber pendapatan utama dari pajak rokok.

Putu bersama rombongan secara teliti memeriksa proses penjualan, hingga manajemen pemasaran.

Termasuk status rokok yang dihasilkan, baik yang sudah memiliki legalitas, maupun permasalahan terkait peredaran rokok ilegal di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan kerja (kunker) tersebut, Putu juga berdialog dengan pengelola APHT dan masyarakat pekerja.

Pihaknya mendengarkan berbagai masukan dan permasalahan yang dihadapi pihak pengelola dan masyarakat pekerja, terkait produksi dan distribusi tembakau.

”Beberapa permasalahan yang disaring mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen pemasaran hingga upaya penanggulangan peredaran rokok ilegal,” ujar Putu.

Dikatakannya, Dirjen Industri Agro berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Tujuannya meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri tembakau di NTB.

Sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh industri tersebut.  

”Langkah-langkah strategis akan diambil untuk mengatasi masalah-masalah tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” terangnya.

Ditambahkannya, Kemenperin berkomitmen mendukung pengembangan industri agro di daerah.

Termasuk melalui penyediaan bantuan teknis, pelatihan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta sektor swasta dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti berharap, kunker Dirjen Industri Agro ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan industri tembakau di Paok Motong dan sekitarnya.

Serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Pihaknya menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam mengakselerasi pengembangan sektor agro industri di daerahnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai tujuan bersama memajukan industri di Indonesia.

Nuryanti juga menyampaikan terkait potensi industri di NTB. Di antaranya sektor pertanian seperti kelapa, rumput laut, kemiri, tembakau, coklat, garam, biji kakao, kelor, porang, umbi dan masih banyak lagi.

”Kami punya Koin (Komunitas Industri) yang di dalamnya menghimpun seluruh sektor Industri yang nantinya akan menjadi role model bagi para industri kecil dan kami targetkan akan menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#rokok ilegal #NTB #tembakau