Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Stok Aman untuk Lebaran, Masyarakat Diimbau Jangan Berlebihan Beli BBM dan LPG

Kimda Farida • Selasa, 2 April 2024 | 14:19 WIB
ISI BBM: Petugas melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di salah satu SPBU. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
ISI BBM: Petugas melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di salah satu SPBU. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

LombokPost-- Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan stok BBM dan LPG dalam keadaan aman menghadapi momen arus mudik dan balik Lebaran.

Masyarakat dipastikan tetap bisa beraktivitas dengan nyaman untuk melakukan perjalanan dan merayakan Idul Fitri.

“Kami menghimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebih di awal karena pasokan energi kami pastikan selalu tersedia,” kata sebagai Pejabat Sementara Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Deny Sukendar dalam keterangan persnya, Senin (1/4).

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah melakukan serangkaian proyeksi dan kalkulasi terhadap konsumsi BBM pada masa Ramadan hingga arus mudik dan balik.

Kondisi ini dibandingkan dengan konsumsi normal pada Januari 2024 di wilayah Jatimbalinus.

Untuk sektor transportasi, terdapat kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline (bensin) sebesar 11,8 persen dari rerata normal harian 18.225 kilo liter per hari.

Jenis gasoil (diesel) turun sebesar 14,8 persen dari rerata normal harian 8.087 kilo liter per hari.

“Konsumsi BBM Kereta Api (KAI), baik untuk kereta penumpang ataupun non-penumpang, diprediksi mengalami kenaikan sebesar 31 persen yaitu menjadi 214 kilo liter dari rerata normal harian 163 kilo liter sedangkan untuk angkutan via laut naik sebesar 38 persen dari rerata normal harian 525 kilo liter,” jelasnya.

Konsumsi avtur untuk penerbangan naik sebesar 2,6 persen dari rerata normal harian 2.868 kilo liter seiring dengan frekuensi penerbangan yang meningkat.

Diproyeksikan pada puncak penerbangan arus mudik 5 April mendatang, konsumsi Avtur naik 15 persen.

Sementara pada puncak arus balik penerbangan 15 April mendatang konsumsinya naik 11 persen. 

Deny memaparkan, untuk sektor domestik rumah tangga, kenaikan konsumsi LPG diprediksi meningkat sebesar 5,3 persen dari konsumsi normal harian 5.920 metrik ton per hari.

Jumlah ini terdiri dari LPG 3 kg naik sebesar 5 persen dari konsumsi normal 5.745 metrik ton per hari dan LPG non subsidi naik 12,6 persen dari konsumsi normal harian 175 metrik ton per hari.

“Atas dasar tersebut Pertamina melakukan penebalan stock sampai dengan 5-15 persen untuk BBM dan LPG di storage kami yang tersebar di seluruh Jatimbalinus mulai dari tempat penyimpanan hingga lembaga penyalur yang melayani konsumen dengan tetap selektif memperhatikan peningkatan konsumsi harian,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan Pertamina dengan membentuk Satgas Ramadan dan Idul Fitri mulai tanggal 25 Maret - 21 April 2024.

Tugasnya memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi, kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur baik BBM maupun LPG serta keadaan khusus dan emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

Selama periode Pertamina Siaga, dilakukan penambahan layanan berupa 100 Motorist Pertamina Delivery Service dan 15 kantong BBM berbentuk mobil tanki (Mobile Storage) se-Jatimbalinus.

Kesemuanya akan disiagakan pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik serta destinasi wisata utama di Jatimbalinus.

Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak supply dan mendekatkan energi ke konsumen.

“Selain itu kami menambah 15 Kiosk Modular Dispenser (Dispenser BBM Portable) untuk  titik Rest Area yang tidak memiliki SPBU dan ditempatkan dibeberapa SPBU existing guna memecah antrian,” imbuhnya.

Pertamina menambah jam operasional lembaga penyalur atau disebut dengan SPBU Siaga sebanyak 642 SPBU dengan jumlah 13 SPBU Reguler di Jalur Tol dan 629 SPBU di Jalur Non Tol dan 903 Agen LPG Siaga di Jalur Non Tol.

“Khusus Jalur Tol, agar pemudik merasa nyaman dan membantu mengurangi resiko kecelakaan akibat faktor kelelahan, kami menyediakan 2 titik Serambi MyPertamina yang siap mengecek kondisi kesehatan pemudik, menyediakan tempat beristirahat sementara dengan aman dan nyaman dan terdapat ambulance siaga di KM 725 A dan 66 A. Di luar itu terdapat juga extra 3 titik  Layanan kesehatan di SPBU KM 575 A, 792 B dan 84 B,” bebernya. (ksj)

 

 

 

Editor : Kimda Farida
#mudik #lpg #Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus #stok bbm