LombokPost-Direktorat Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Disperin NTB menggelar workshop digital marketing dan manajemen usaha di Mataram, Rabu (5/6).
Kegiatan ini diikuti 100 pelaku IKM di bidang pangan, furnitur, dan bahan bangunan.
Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kemenperin Yedi Sabaryadi mengatakan, di era digital ini seluruh pelaku usaha perlu memiliki kemampuan menggunakan teknologi.
Hal ini dinilai sangat penting untuk keberlangsungan dan pengembangan usaha mereka.
”Dengan menguasai digital marketing, para pelaku IKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya lokal tetapi juga nasional dan internasional,” ujarnya.
Melalui workshop ini, pelaku IKM NTB diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital.
Terutama untuk memasarkan produk mereka secara lebih luas dan efektif.
Pelaku IKM NTB juga diharapkan dapat mengelola bisnis mereka dengan lebih profesional dan berkelanjutan.
Plh Kepala Disperin NTB Lalu Luthfi mengatakan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam mendukung pertumbuhan IKM.
Hal ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi IKM NTB.
”Agar mereka lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di pasar global,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di bidang digital marketing dan manajemen usaha.
Termasuk praktisi bisnis sukses dan akademisi.
Materi yang disampaikan meliputi strategi pemasaran digital. Kemudian pengelolaan media sosial, e-commerce, serta prinsip-prinsip dasar manajemen usaha yang efektif.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber. Mereka juga mengikuti sesi praktik untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari.
Workshop ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan daya saing dan kemandirian pelaku IKM di NTB.
”Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor IKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional,” pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida