LombokPost-Panen buah durian di Kabupaten Lombok Utara hampir selalu melimpah setiap tahunnya.
Buah berduri dengan aroma khas yang menyengat ini tumbuh subur di sejumlah desa. Seperti Desa Genggelang, Desa Selelos, Desa Rempek, Desa Santong, hingga Desa Senaru di Bayan.
Sejak lama hasil kebun durian petani melimpah. Bahkan banyak yang dikirim ke berbagai daerah di luar Lombok Utara. Seperti Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Dompu hingga Sumbawa.
Ini menjadi potensi usaha yang cukup menjanjikan. Apalagi buah durian diminati oleh berbagai kalangan, dari muda sampai yang tua.
Selain dijual secara komersial di sepanjang jalan, buah ini ternyata memiliki peluang usaha lainnya, yakni agrowisata kebun durian.
Salah satu petani sekaligus penjual durian Samsuji mengatakan, durian memiliki peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Penjualannya pada saat panen bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
”Peminatnya banyak, bahkan banyak permintaan pengiriman hingga ke Bima,” ujarnya.
Dijelaskannya, selain dijual langsung ke luar Lombok Utara, pihaknya mulai mencoba mengembangkan hal yang menarik mengenai durian.
Sebenarnya tidak hanya durian, tapi juga komoditas lainnya seperti cokelat, kopi, manggis, hingga cengkeh. Hanya saja, yang paling berpeluang besar adalah durian.
Lombok Utara memiliki kebun durian yang sangat luas di sejumlah desa yang bisa dikembangkan sebagai agrowisata. Terlebih jenis durian yang dikembangkan saat ini mulai beragam, tidak hanya lokal.
Seperti di Desa Selelos, Genggelang, dan Rempek, hampir semua petani di sana mempunyai pohon durian lokal dan berbagai varian lainnya.
”Saya berharap dengan adanya desa agrowisata di Kecamatan Gangga sebagaimana yang ada di Senara (kampung cokelat) bisa menjadi salah satu tujuan wisata,” harapnya.
”Konsep ini sudah mulai dikembangkan, namun belum maksimal lantaran belum cukup lapak-lapak tempat para pedagang menjajakan durian dan buah lainnya,” imbuh pria yang juga kepala Dusun Lias, Desa Genggelang itu.
Dirinya berharap hal ini mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Sebab selain untuk warga yang berkunjung ke lokasi agrowisata, juga menghidupkan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
”Kecamatan Gangga ini mempunyai potensi wisata agro, ada beberapa jenis buah seperti durian, manggis, dan salak, pisang dan lainnya, namun kami ingin durian menjadi komoditas buah yang diunggulkan,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Akbar Sirinawa