Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Saatnya Pelaku UMKM NTB Berani Ekspor

Galih Mega Putra S • Minggu, 7 Juli 2024 | 11:30 WIB
PEKAN UMKM: Kepala Disdag NTB Baiq Nelly Yuniarti (tengah) menjelaskan terkait ekspor dalam kegiatan UMKM Week 2024, Kamis (4/7).(IST/LOMBOK POST)
PEKAN UMKM: Kepala Disdag NTB Baiq Nelly Yuniarti (tengah) menjelaskan terkait ekspor dalam kegiatan UMKM Week 2024, Kamis (4/7).(IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) NTB antusias mengikuti kegiatan UMKM Week 2024 yang digelar Bea Cukai Mataram.

Kegiatan bertujuan memberikan wawasan tentang proses ekspor sebagai bentuk pembinaan industri terutama kepada pelaku UMKM.

Kegiatan juga sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan sejumlah stakeholder ekspor di NTB.

Di antaranya seperti Dinas Perdagangan, Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan NTB, hingga BPOM NTB.

Kemudian Pos Indonesia, Perusahaan Jasa Pengangkutan, Bank BNI, dan instansi terkait lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti mengajak para pengusaha lokal (UMKM, Red) saling berkolaborasi antarsesama dalam memenuhi kebutuhan buyer.

Selain itu, juga memperhatikan kualitas, kontinuitas, serta profesionalitas para pelaku ekspor.

”UMKM kita antusias, kami juga berharap para eksportir yang mengurus SKA atas nama NTB, agar dapat dibantu untuk dipertemukan dengan buyer,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, instalasi para pengusaha untuk berjualan ke luar negeri semakin luas.

PT Pos Indonesia tidak membatasi jumlah dan tidak harus menggunakan kontainer.

Di samping itu, Bea Cukai memberikan kemudahan untuk mengurus persyaratan yang dibutuhkan untuk ekspor.

”Kegiatan ini sangat bagus, karena membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk naik kelas dan berkontribusi pada perekonomian nasional,” tandasnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram I Made Aryana mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan layanan dan atensi pada seluruh pelaku UMKM NTB yang akan melakukan ekspor.

Salah satu layanan Bea Cukai untuk mendukung itu yakni Klinik Ekspor.

Melalui UMKM Week 2024, pihaknya ingin menjembatani para pelaku usaha dengan para pemangku kepentingan terkait ekspor. Sehingga kendala-kendala yang selama ini dihadapi dapat diatasi dan mewujudkan kegiatan ekspor langsung dari Pulau Lombok.

”Kami berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan antusiasme dan mendorong para pelaku usaha untuk berani melangkah ke pasar global,” ujarnya.

Selain stakeholder terkait, pihaknya juga mengundang pelaku UMKM yang sukses melakukan ekspor. Tujuannya untuk membagikan pengalaman memberikan semangat kepada para peserta UMKM lainnya untuk melakukan ekspor.

Dalam kegiatan UMKM Week 2024 ini, membahas beberapa hal penting mengenai ekspor. Mulai dari perizinan, peraturan kepabeanan, hingga teknis pelaksanaan ekspor yang terintegrasi dalam sistem.

”Tujuannya untuk membangun sinergi, sehingga tercipta one stop service yang dapat membantu menyelesaikan kendala-kendala ekspor bagi para pelaku usaha UMKM di NTB,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #NTB