LombokPost-Sebagai aplikasi terkemuka di Asia Tenggara yang beroperasi di seluruh sektor layanan pengantaran, mobilitas, dan keuangan digital, Grab terus melebarkan sayapnya.
Tak hanya di kota-kota besar, Grab juga hadir di kota-kota kecil atau kawasan objek wisata yang baru berkembang, seperti Labuan Bajo.
Diketahui, Grab menyelenggarakan Kota Masa Depan yakni program digitalisasi UMKM dan pelaku pariwisata lokal yang berfokus pada edukasi dan literasi.
Dimana membantu UMKM untuk dapat langsung berjualan di platform digital. Sehingga bisa menjangkau konsumen, khususnya wisatawan di Labuan Bajo dan Lombok dengan lebih mudah, cepat dan luas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama dengan beberapa pejabat pemerintah pusat dan daerah turut hadir dalam puncak acara Kota Masa Depan.
Grab membantu jutaan orang setiap harinya untuk memesan makanan atau barang kebutuhan harian, mengirim paket, memesan tumpangan atau taksi, melakukan pembayaran untuk pembelian online atau mengakses layanan seperti pinjaman dan asuransi, semuanya melalui satu aplikasi.
"Kita harapkan Grab dapat menghadirkan pemberdayaan ekonomi bagi semua orang, dan berusaha untuk menjalani misi triple bottom line, dimana untuk secara bersamaan memberikan kinerja keuangan yang berkelanjutan, serta menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif di Asia Tenggara," ucap Menteri Sandiaga, Rabu (21/8).
Sementara itu, pelaku usaha sekaligus manajer Nasi Se-Besek Ria yang aktif berjualan di Grab menyampaikan, usahanya meningkat semasa pandemi, dari yang awalnya sepi menjadi puluhan order per hari setelah bergabung menjadi Mitra Merchant Grab.
"Alhamdulillah omset meningkat setelah bergabung," katanya.
Sebagai informasi, bersamaan dengan puncak acara Kota Masa Depan, Grab juga meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan Wisatawan di Labuan Bajo dan Lombok belum lama ini.
Sebuah laman yang memberikan informasi lengkap kontak darurat, dapat diakses melalui aplikasi dan website Grab.
Antara lain, daftar sambungan telepon 24 jam khusus laporan terkait kekerasan seksual, SAPA 129, alamat kantor kepolisian dan kedutaan, daftar rumah sakit hingga Basarnas.
Melalui laman ini, pengguna dapat memesan layanan transportasi Grab secara otomatis saat mencari alamat kantor polisi atau rumah sakit yang ada dalam daftar kontak.
Grab akan terus mendukung pemerintah dan berkolaborasi untuk menjadikan Labuan Bajo dan Pulau Lombok sebagai destinasi wisata super prioritas dengan memperkuat ekonomi daerah, memberikan peluang pendapatan melalui fleksibilitas kerja.
Sehingga masyarakat lokal memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan daya saing di era digital.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB Ahmad Masyhuri mengatakan, pihaknya sangat mendukung pembangunan UMKM dari semua sisi.
“Selama program itu menguntungkan UMKM apalagi digitalisasi yang merupakan sebuah keniscayaan pasti kami dukung,“ ucapnya.
Ia menjelaskan, selama ini pihaknya telah melakukan program digitalisasi UMKM yang selaras dengan apa yang dilakukan oleh Grab. Mulai dari pendidikan dan pelatihan digitalisasi UMKM, bimbingan teknis, dan mengajak berbagai pihak serta diajak pihak lainnya untuk melakukan digitalisasi.
“Termasuk grab sendiri. Kami juga pada tahun lalu Grab mengundang kita pada saat MotoGP untuk melakukan pelatihan digitalisasi,“ tambahnya.
Ia menyebutkan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota untuk melakukan digitalisasi.
“Kami memastikan akan mendukung kehadiran Grab dengan digitalisasi UMKM dan pelaku pariwisata lokal,“ tutupnya. (ewi/*)
Editor : Kimda Farida