Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

LKP-GPL Latih Generasi Muda Lombok Wirausaha Mandiri

nur cahaya • Sabtu, 16 November 2024 | 09:39 WIB

 

 

PELATIHAN WIRAUSAHA: Sejumlah anak muda Lombok yang mengikuti pelatihan tata boga di Lembaga Kursus dan Pendidikan Guni Paer Lombok (LKP-GPL), Jumat (15/11). FERIAL/LOMBOK POST
PELATIHAN WIRAUSAHA: Sejumlah anak muda Lombok yang mengikuti pelatihan tata boga di Lembaga Kursus dan Pendidikan Guni Paer Lombok (LKP-GPL), Jumat (15/11). FERIAL/LOMBOK POST

LombokPost-Sejumlah anak muda Lombok mendapat pelatihan gratis menjadi wirausawan muda mandiri, di Lembaga Kursus dan Pendidikan Guni Paer Lombok (LKP-GPL) selama Desember 2024. Selain dilatih, mereka juga mendapatkan bantuan alat produksi untuk berwirausaha. ”Tahun 2024 ini  kami memberikan pelatihan gratis untuk calon wirausaha mandiri melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW),” ujar Pimpinan LKP Gumi Paer, Hidayati Rachman di Mataram, Jumat (15/11).

Gerakan ini merupakan langkah awal bagi para peserta didik, untuk mau menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah. Pelatihan ini akan menciptakan calon UMKM mandiri baru, yang akan menciptakan lapangan pekerjaan baru. ”Tentu syaratnya, seluruh peserta harus disiplin dan benar-benar serius mengikuti pelatihan,” kata Ida.

Pelatihan tersebut ditujukan untuk anak anak muda berusia 18-25 tahun. Mereka akan dilatih kecakapan, dan keterampilan memproduksi  pastry dan bakery selama 25 hari.

Peserta diseleksi terlebih dahulu melalui proses interview. Tujuannya, agar pelatihan ini memang benar-benar diberikan pada orang yang tepat.

Selain itu, peserta juga harus menandatangani Memorandum of Understanding ( MOU ). Sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti pelatihan dengan disiplin hingga akhir dan proses monitoring setelahnya.

Selain itu, setelah dinyatakan lulus pelatihan dan jumlah jam pelatihannya lengkap, akan diberikan bantuan alat produksi. Bantuan itu dapat digunakan untuk mulai merintis usaha. ”Kami berkewajiban tetap melakukan monitoring dan pembinaan bagi para lulusan agar bisa tetap berkembang,” tandasnya.

Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Hj Sabariah menyambut baik pelatihan itu. ”Harapannya LKP yang sudah ditunjuk harus bisa melaksanakan program dengan baik dan menghasilkan peserta didik yang siap dan mandiri,” harapnya.

Salah satu peserta pelatihan asal Lombok Barat, Arizatul Aslamiayah (23) mengaku tertarik dan ingin belajar lebih banyak. Dirinya berharap bisa membuka usaha yang bisa meningkatkan ekonominya. ”Mimpi saya bisa memiliki usaha roti yang diproduksi secara benar,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Pujo Nugroho
#LKP #Wirausaha #pendidikan #pelatihan #gratis #program