Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Revitalisasi PLUT KUMKM NTB Ditarget Rampung Desember

nur cahaya • Senin, 18 November 2024 | 12:15 WIB

 

EKSPANSI PRODUK: Salah satu pelaku usaha kopi Lombok, UMKM Malindo Coffee yang mengikuti bazar pasar murah, beberapa waktu lalu. FERIAL/LOMBOK POST
EKSPANSI PRODUK: Salah satu pelaku usaha kopi Lombok, UMKM Malindo Coffee yang mengikuti bazar pasar murah, beberapa waktu lalu. FERIAL/LOMBOK POST

LombokPost-Proses revitalisasi bangunan PLUT Koperasi dan UMKM (KUMKM) NTB sedang berjalan.

Pembangunan bangunan dan sarana serta prasarananya ditargetkan rampung Desember mendatang.

Keberadaan PLUT KUMKM NTB ini akan dijadikan sebagai pusat edukasi bagi seluruh UMKM NTB yang ingin berkembang.

Di sana menyediakan beragam pelayanan terpadu yang membantu seluruh pelaku UMKM nantinya.

”Ada banyak pelayanan,” ujar Kepala Dinas KUMKM NTB Ahmad Masyhuri, Minggu (17/11).

Beberapa pelayanan tersebut di antaranya, perizinan, pendampingan peningkatan produktivitas usaha, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, hingga pendampingan sertifikasi halal. Termasuk juga persoalan permodalan, akses pasar, pengemasan produk, dan lainnya.

”Yang direvitalisasi sekarang ini adalah bangunan sama sarana prasarananya. Jadi simpelnya, di sana tempat belajar dan sekolahnya bagi para pelaku UMKM,” sambungnya.

Untuk mengedukasi UMKM, di sana telah dibentuk inkubator Antoinette.

Melalui inkubator tersebut, para pelaku UMKM nantinya akan menjalani belajar bisnis selama satu sampai tiga tahun.

Mereka bakal mempelajari banyak hal terkait pengembangan UMKM.

”Bagaimana mengakses pasar, meningkatkan daya saing, UMKM naik kelas, dan lainnya,” terangnya.

Melalui PLUT KUMKM ini, pihaknya fokus memberikan pelayanan sesuai kewenangan.

Di antaranya, meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM, volume usaha dan kualitas produknya. Sehingga mereka bisa naik kelas dan berkembang lebih besar.

”Dari pengusaha kecil ke menengah, jadi fokusnya di sana, bukan untuk yang baru-baru muncul,” kata Ahmad.

UMKM yang ingin mendapatkan bimbingan nantinya harus masuk dulu dalam inkubatornya. Sebelum itu, ada proses seleksi yang harus dilalui dan lain sebagainya.

UMKM-UMKM tersebut nantinya akan diatur sesuai kriteria.

”Supaya tidak ada kelihatan pilih kasih,” tegasnya.

Proses seleksinya, kata Ahmad juga bersifat terbuka dan diumumkan secara online melalui semua platform media sosial.

Tujuannya, agar tidak ada pihak yang merasa PLUT KUMKM ini eksklusif hanya untuk golongan tertentu. ”Makanya kita terbuka caranya,” ujarnya.

”PLUT KUMKM ini menggambarkan harapan kita bersama,” tandasnya.

UMKM Tamara Mete Hayadi menyambut baik kehadiran PLUT KUMKM NTB sebagai pusat edukasi UMKM.

Menurutnya, pelaku UMKM NTB termasuk dirinya membutuhkan banyak pengetahuan untuk mengembangkan usahanya lebih besar lagi.

”Terutama soal marketing dan akses pasar, supaya usaha kami bias dikenal lebih luas lagi,” katanya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #Edukasi #daya saing #Inkubator #NTB #naik kelas