LombokPost-Klinik Konsultasi Industri merupakan salah satu program unggulan untuk membantu pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) NTB. Program ini kembali dihadirkan di lantai dua gedung NTB Mall di momen Ite Begawe Fest 2024, pada Jumat-Minggu (6-8/12). ”Klinik Konsultasi Industri ini melibatkan berbagai instansi strategis,” ujar Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti.
Di antaranya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram, Direktorat Pajak, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Kesehatan, UPT Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD), hingga Biro Pengadaan Barang dan Jasa NTB.
Dalam klinik konsultasi ini, para pelaku IKM dapat berkonsultasi langsung terkait berbagai hal penting. Seperti legalitas, sertifikasi produk, perpajakan, hingga peluang masuk ke pasar pengadaan barang dan jasa pemerintah. ”Klinik ini memberikan solusi menyeluruh bagi pelaku IKM,” sambungnya.
Kehadiran klinik konsultasi ini bertujuan membantu IKM NTB yang ingin memperkuat daya saing produk lokal. Terutama dalam menghadapi tantangan regulasi dan kualitas produk. Antusiasme tinggi dari para pelaku IKM yang datang menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap pendampingan industri yang komperhensif. ”Kehadiran program ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk NTB di tingkat nasional dan internasional,” terang perempuan berhijab ini.
Dengan adanya program Klinik Konsultasi Industri, Ite Begawe Festival tidak hanya menjadi ajang pameran IKM semata. Tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Pendampingan yang diberikan kepada pelaku usaha diharapkan mampu mendorong terciptanya produk lokal yang berkualitas, legal, dan kompetitif di pasar global.
Salah satu pelaku IKM olahan makanan asal Lombok Timur Ratna mengatakan, klinik konsultasi industri ini sangat membantunya. Berkat itu, dirinya sekarang lebih paham terkait proses sertifikasi halal, regulasi kesehatan produk, hingga cara memanfaatkan peluang pasar pemerintah. ”Ini sangat bermanfaat untuk kemajuan usaha kami,” ujarnya. (fer/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post