Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

30 Pelaku IKM Lombok Timur Dilatih Produksi Beragam Kerajinan

Geumerie Ayu • Kamis, 13 Februari 2025 | 09:50 WIB

BIMTEK KERAJINAN: Para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan bambu, pandan, dan mendong, di Desa Mamben Baru, Lombok Timur.
BIMTEK KERAJINAN: Para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan bambu, pandan, dan mendong, di Desa Mamben Baru, Lombok Timur.
LombokPost-NTB memiliki banyak potensi industri kerajinan atau kriya.

Mulai dari kerajinan gerabah, kerajinan bambu, kerajinan eceng gondok, kerajinan pandan, hingga kerajinan mendong.

Hal ini yang tengah coba dioptimalkan daerah untuk bisa meningkat perekonomian masyarakat.

Salah satu upaya pengoptimalan industri ini dilakukan melalui pelatihan para perajin kriya.

Kali ini, Dinas Perindustrian (Disperin) NTB menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan bambu, pandan, dan mendong, di Desa Mamben Baru, Lombok Timur.

“Kegiatan ini berlangsung selama empat hari mulai 11-14 Februari,” ujar Kabid Kerja Sama Disperin NTB Arifin.

Program ini diikuti 30 peserta yang berasal dari kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) kriya di Desa Mamben.

Bimtek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor industri berbasis sumber daya lokal.

“Bambu memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri kreatif,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidang kriya.

Mereka memberikan pelatihan tentang teknik pengolahan bambu, pandan, dan mendong.

Mulai dari pemilihan bahan, proses pengeringan, dan inovasi lainnya.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung dalam mengolah bambu menjadi berbagai produk kerajinan.

Beberapa kerajinan yang dihasilkan dalam Bimtek tersebut di antaranya, tikar, sajadah, tas, hingga fesyen lainnya.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat menghasilkan produk inovatif yang memiliki daya saing di pasar,” tandasnya.

Kepala Desa Mamben Baru Lukman mengapresiasi upaya Disperin NTB dalam membina pelaku IKM di desanya.

Tercatat sudah beberapa kali desanya dijadikan tempat untuk mengasah keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Disperin NTB yang terus mendukung pengembangan potensi industri kecil di desa kami. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (fer/r6)

 

Editor : Kimda Farida
#daya saing #Bimbingan Teknis #kriya #industri #produk #industri kreatif #sumber daya #mendong #pasar #pandan #bimtek #ikm #kerajinan #bambu #lokal