Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kabupaten Bima Sangat Berpeluang Kembangkan Vaname Ekspor

Geumerie Ayu • Sabtu, 15 Februari 2025 | 12:15 WIB

FGD: Kepala Disdag NTB Baiq Nelly Yuniarti (dua dari kanan) menyampaikan potensi ekspor Kabupaten Bima dalam FGD Penanaman Pohon dan Pencanangan Demplot Agroforestri, di Bima, Kamis (13/2).
FGD: Kepala Disdag NTB Baiq Nelly Yuniarti (dua dari kanan) menyampaikan potensi ekspor Kabupaten Bima dalam FGD Penanaman Pohon dan Pencanangan Demplot Agroforestri, di Bima, Kamis (13/2).
LombokPost-Pemerintah NTB melalui Dinas Perdagangan (Disdag) NTB mendorong pengembangan komoditas ekspor di seluruh kabupaten dan kota.

Selain memperluas pasar komoditas, juga untuk mendongkrak perekonomian masyarakat daerah tersebut.

Kepala Disdag NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, setiap daerah di NTB memiliki potensi komoditas ekspornya masing-masing.

Seperti vanili, kemiri, mutiara, kopi, dan banyak lagi.

”Komoditas di Kabupaten Bima (juga, Red) berpeluang untuk go internasional,” ujarnya, kemarin (14/2).

Pemda maupun pelaku usaha lokal perlu memahami terlebih dulu apa saja potensi yang ada di daerah masing-masing.

Sehingga mereka bisa menghasilkan produk berkualitas yang diekspor nantinya.

”Bisa melakukan satu tahap industrialisasi terhadap produk tersebut agar mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi,” sambungnya.

Saat ini, NTB memiliki produk-produk unggulan yang sudah go internasional. Produk-produk tersebut dikirimkan ke berbagai negara.

“Seperti mutiara, kemiri, manggis, vanili dan lainnya dengan tujuan Australia, Amerika Serikat, Cina hingga India,” bebernya.

Potensi ekspor di Kabupaten Bima adalah komoditas udang vaname.

Patut dicatat, kualitas produk budi daya udang vaname NTB merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

”Komoditas ini diekspor dengan tujuan India,” katanya.

Kabupaten Bima saat ini juga telah menjadi sentra produksi bawang merah di Indonesia.

Tingkat produksi mencapai 80-100 ribu ton setiap tahunnya.

Kabupaten Bima menyumbang kontribusi sekitar 34,73 persen dari kebutuhan nasional.

”Pemerintah pusat maupun daerah akan terus mendukung UMKM dalam mengembangkan usaha agar mampu go internasional, mengingat potensi yang ada di NTB sangat potensial,” terangnya.

”Oleh karena itu kami harap pelaku usaha lokal lebih mengembangkan produk,” tandasnya.

Bupati Bima Dinda Damayanti mengatakan, potensi ekspor di Kabupaten Bima cukup luar biasa.

“Potensi ekspor Bima maupun NTB sangat luar biasa, dan harapan kedepannya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Bima,” kata perempuan yang juga wakil gubernur NTB terpilih tersebut. (fer/r6)

Editor : Kimda Farida
#go internasional #kemiri #potensi #Kabupaten Bima #produk #Vanili #kopi #ekspor #pelaku usaha #Vaname #mutiara #lokal