Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PT Lombok Mulia Jaya Siap Penuhi Kebutuhan Material Bermutu Tinggi, Produsen Bata Ringan AAC dan Mortar di NTB

Lestari Dewi • Selasa, 25 Februari 2025 | 11:00 WIB
Para tenaga kerja lokal dilibatkan dalam proses pengemasan hasil produksi bata ringan Leecon di pabrik Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Loteng, Senin (24/2).
Para tenaga kerja lokal dilibatkan dalam proses pengemasan hasil produksi bata ringan Leecon di pabrik Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Loteng, Senin (24/2).

Lombok Post-PT Lombok Mulia Jaya hadir di Lombok memenuhi kebutuhan material bangunan yang bermutu tinggi.

Khususnya bahan penyekat bangunan yaitu bata ringan dan mortar dengan merek Leecon.

Sebagai satu-satunya produsen bata ringan jenis Autoclave Aerated Concrete (AAC) dan mortar (perekat, plester dan acian), diproduksi dengan teknologi tinggi dan terbaru.

Selain itu, dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) yang profesional, menggunakan bahan material bermutu tinggi.

Serta melalui proses control produksi yang ketat dan melalui serangkaian pengujian yang tepat.

“Sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi,” ungkap General Manager PT Lombok Mulia Jaya Darminto pada Koran ini, Senin (24/2).

Hadirnya pabrik di Lombok, NTB, kata dia, karena melihat perkembangan pembangunan di Gumi Seribu Masjid cukup pesat.

Terutama, pemerintah pusat telah menetapkan kawasan pariwisata yang berada di Desa Kuta, Kecamatan Pujut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

Terlebih kehadiran Sirkuit Internasional Mandalika pada kawasan tersebut.

“Seiring jalannya pembangunan, saat ini mulai banyak bermunculan pembangunan villa, hotel dan resort disekitar kawasan yang dibangun para investor dalam maupun luar negeri,” tambah pria asal Jakarta itu.

Adapun bahan baku atau material yang digunakan merupakan material ramah lingkungan. Berupa semen, pasir silika, kapur dan gypsum yang diolah melalui proses aerasi dan steam curing bertekanan tinggi.

Sehingga menghadirkan produk beton atau bata ringan dengan berat jenis ringan dan mempunyai kuat tekan yang tinggi.

“Tidak hanya materialnya tahan gempa, kami sudah lakukan uji kelayakan dan miliki sertifikat baik dari Kota Mataram dan Kota Surabaya. Seperti ketahanan api, daya serap air yang kecil dan sebagainya,” beber dia.

Dari hal ini, tegas dia, kompetensi bisnis perusahaan sejalan dengan kebutuhan pembangunan di NTB yang lebih aman terhadap gempa dan kondusif bagi masyarakat.

Mulai dari kebutuhan konstruksi pembangunan high rise building maupun low rise building yang akan terus berkembang pesat di pulau Lombok, NTB.

“Selain gedung-gedung pemerintah, rumah sakit, perhotelan, kini bangunan perumahan subsidi dan komersil sudah mulai memakai produk kami,” jelas Darminto.

Pria berkacamata ini memastikan, perusahaan sudah maksimal menyerap tenaga kerja lokal untuk terlibat bekerja di pabrik bata ringan ini. Baik laki-laki maupun perempuan.

“Hanya sedikit dari luar NTB, sekitar lima orang engineering sisanya masyarakat lokal sebagai tenaga pendukung,” tutup dia. (ewi/*)

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #material bangunan #Bata Ringan