Nelly mengatakan, para petani merupakan salah satu ujung tombak perkembangan perekonomian di NTB.
Dirinya meminta agar mereka berperan aktif dalam peningkatan kualitas dan kuantitas produk-produk pertanian yang akan diekspor.
Dalam hal ini komoditi cabai organik.
“Tantangan utama dalam ekspor adalah kualitas dan kuantitas barang ekspor,” ujar Nelly.
Lebih lanjut, petani cabai diharapkan dapat menghasilkan cabai organik lebih baik dan dalam kuantitas yang lebih banyak lagi.
Sehingga dapat memenuhi permintaan ekspor tersebut.
Jika permintaan ekspor meningkat maka kesejahteraan petani juga tentunya akan meningkat.
Selain itu devisa untuk negara juga akan meningkat. (Geumie)
Editor : Redaksi Lombok Post