LombokPost-Jelang Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami kenaikan. Paling signifikan lonjakan harganya terjadi pada komoditas cabai dan daging ayam yang melonjak cukup signifikan.
Sebagai upaya stabilisasi harga, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Dinas Perdagangan (Disdag) NTB melaksanakan pasar rakyat, di lapangan NTB Mall Islamic Center, Jumat (28/2). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai bahan pokok kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Ramadan.
“Pasar murah ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Ramadan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti.
Beberapa komoditi yang diperdagangkan merupakan barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, telur, bawang merah, bawang putih dan lainnya. Selain itu juga dihadirkan barang kebutuhan rumah tangga seperti sabun, tisu, mie instan dan lain-lain.
Pihaknya berharap, dengan adanya pasar rakyat ini, harga-harga kebutuhan pokok dapat terkendali. Sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan tenang dan nyaman. Selain itu, stok barang dapat tetap stabil selama bulan Ramadan.
“Kegiatan ini salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” sambungnya.
Kegiatan ini menghadirkan Bulog Kanwil NTB, beberapa distributor binaan Bank Indonesia, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Dinas Perikanan dan Kelautan NTB, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Dinas Ketahanan Pangan NTB, dan beberapa ritel anggota Aprindo, seperti Alfamart, Niaga Supermarket dan Ruby Supermarket.
Di sisi lain, data rata-rata harga pasar Disdag NTB sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Di antaranya, harga cabai merah keriting Rp 70 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram.
Cabai merah besar Rp 70 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 65 ribu per kilogram. Cabai rawit merah Rp 90 ribu dari sebelumnya Rp 85 ribu per kilogram. Sementara harga daging ayam Rp 39 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat pedagang mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat.
Salah satu pedagang ayam di Pasar Pagesangan, Kota Mataram Rohma membeberkan, harga beberapa kebutuhan pokok mulai naik sejak dua hari terakhir. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah kelompok cabai-cabaian dan daging ayam.
“Kemarinan harga ayam kisaran Rp 30 ribu per kilogram, sekarang naik lagi Rp 40 ribuan per kilogram,” kata Rohmah.
“Ngeluh semuanya, kita kan ngikut harga dari atas, jadi mau nggak mau pembeli tetap belanja. Tapi yang biasanya beli 5 kilogram, sekarang berkurang jadi 4 kilogram, soalnya naiknya lumayan, kata mereka,” sambungnya.
Penjual cabai di pasar yang sama Inaq Siti juga mengatakan adanya kenaikan harga di berbagai jenis cabai. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak beberapa hari lalu lantaran menjelang Ramadan. “Kita jual cabai merah besar sama cabe keriting Rp 70 ribu sekilo, kalau cabai rawit Rp 95 sekilo,” kata Inaq Siti. (fer/r6)
Editor : Rury Anjas Andita