Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Harga Berbagai Komoditas Pangan di Pasar Terpantau Merangkak Naik di Awal Ramadan

Geumerie Ayu • Selasa, 4 Maret 2025 | 09:48 WIB

PEMANTAUAN PASAR: Tim Disdag NTB melakukan pemantauan harga komoditas pangan di salah satu pasar di Kota Mataram, Senin (3/3)
PEMANTAUAN PASAR: Tim Disdag NTB melakukan pemantauan harga komoditas pangan di salah satu pasar di Kota Mataram, Senin (3/3)
LombokPost- Dinas Perdagangan (Disdag) NTB melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok (Bapok) di beberapa pasar tradisional di Kota Mataram, Senin (3/3).

Di antaranya, Pasar Kebon Roek, Pasar Pagesangan dan Pasar Mandalika.

Pemantauan ini dimaksudkan untuk dapat mengetahui lebih dini pergerakan harga-harga kebutuhan pokok terlebih sudah memasuki hari ketiga Ramadan.

Dari pantauan yang dilakukan tim di beberapa pasar, terdapat perbedaan harga jual di beberapa komoditi, salah satunya cabai.

Di Pasar Kebon Roek, harga cabai rawit lokal  terpantau di kisaran Rp 180.000 – Rp 190.000 per kilogram.

Namun ada juga pedagang yang mematok harga Rp 210.000 per kilogram.

Sedangkan cabai rawit dari Jawa Rp. 165.000 per kilogram.

Untuk cabai merah besar Rp. 85.000 pe kilogram dan cabai keriting Rp 85.000 per kilogram.

Di Pasar Pagesangan, harga cabai rawit lokal semula berkisar Rp 100.000 per kilogram kini mengalami kenaikan yang cukup signifikan  dikisaran Rp 170.000 – Rp 180.000 per kilogram.

Harga cabai rawit dari jawa Rp 170.000 per kilogram.

Kemudian untuk cabai merah besar berkisar pada Rp 70.000 per kilogram dan cabai keriting Rp 80.000 per kilogram.

Selain itu, ada beberapa kebutuhan pokok yang juga mengalami kenaikan harga pada awal bulan Ramadan.

Di antaranya, bawang merah semula Rp 35.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Bawang putih semula Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram.

Daging ayam semula Rp 35.000 per kilogram menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Telur ayam semula Rp 55.000 per tray menjadi Rp 58.000 per tray.

Gula semula Rp 16.500 per kilogram menjadi Rp 18.000 per kilogram.

Sedangkan untuk beberapa komoditi lainnya harga relatif stabil, di antaranya Daging Sapi Rp 130.000 per kilogram.

Minyak Goreng (curah) Rp 20.000 per liter, (minyak kita) Rp 18.000 per liter.

Beras Premium Rp 15.000 per kilogram dan Tomat Rp 12.000 per kilogram.

Pada kesempatan tersebut Tim Disdag NTB menemukan beberapa keluhan dari para pedagang perihal kenaikan harga yang terjadi di Pasar Kebon Roek, Pasar Pagesangan dan Pasar Mandalika, terutama harga cabai rawit yang melambung tinggi.

Para pedagang juga mengeluhkan sepinya pembeli akibat turunnya daya beli dengan terjadinya kenaikan harga yang cukup signifikan.

Variasi harga yang terjadi juga dipengaruhi oleh kualitas barang yang dipasarkan.

Pedagang sangat mengharapkan adanya kebijakan dari pemerintah terkait harga cabai yang sangat tinggi yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat, sehingga pedagang mengeluhkan sepinya pembeli.

Terhadap kondisi ini, Dinas Perdagangan NTB tentu akan menganalisa lebih jauh penyebab dari kenaikan harga di pasaran, dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan solusi yang terbaik termasuk dengan para distributor. (Geumie)

Editor : Kimda Farida
#Pagesangan #cabai keriting #ramadan #Cabai Rawit #telur ayam #harga #minyak goreng #pembeli #Cabai #daya beli #Pedagang #Beras #pasar #Pasar mandalika #tomat #cabai merah #Kebon Roek #bawang putih #bawang merah #komoditas pangan #daging ayam