Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kerja Sama Bareng Bank Indonesia, Belanja di Kopling Pakai QRIS Dapat Potongan Harga

nur cahaya • Minggu, 9 Maret 2025 | 06:30 WIB

 

KOPLING: Warga yang tengah berburu bahan pokok murah dalam kegiatan Kolaborasi Operasi Pasar Keliling (Kopling) di Ampenan, Kota Mataram.
KOPLING: Warga yang tengah berburu bahan pokok murah dalam kegiatan Kolaborasi Operasi Pasar Keliling (Kopling) di Ampenan, Kota Mataram.
 

LombokPost-Sebagai upaya stabilisasi harga komoditas pangan, pemerintah daerah melakukan kolaborasi operasi pasar keliling (Kopling). Kegiatan Kopling ini melibatkan berbagai stakeholder terkait, termasuk Bulog dan Bank Indonesia (BI) NTB.

Kegiatan tersebut menggunakan kendaraan pikap yang berkeliling ke beberapa titik strategis. Komoditas yang dihadirkan dalan Kopling tersebut di antaranya, cabai rawit, telur ayam ras, beras, hingga minyak goreng. “Kopling ini sudah berjalan sejak Senin lalu (3/3) sampai Rabu (26/3) nanti,” ujar Kepala Bidang Bapokting Disdag Mataram Sri Wahyunida.

Dalam kegiatan tersebut, harga cabai rawit Rp 90 ribu per kilogram. Untuk satu titik kegiatan Kopling, petani klaster cabai binaan BI NTB membawa sekitar 50 kilogram cabai. Cabai tersebut dikemas dalam kemasan ukuran 250 gram dengan harga Rp 90 ribu per kilogramnya.

Kemudian cabai merah besar dengan harga Rp 60 ribu per kilogram yang juga dijual dengan kemasan 250 gram. Bawang dengan harga Rp 30 ribu per kilogram, tomat Rp 10 ribu per kilogram, dan telur Rp 50 ribu per tray. ”Untuk di Kopling, jika masyarakat membayar dengan QRIS tetap dapat potongan harga Rp10 ribu,” katanya.

Metode pembayaran menggunakan QRIS ini merupakan upaya BI NTB mendorong peningkatan penggunaan transaksi digital. Dengan menggunakan QRIS, masyarakat akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp 10 ribu untuk setiap transaksi pada semua jenis komoditas yang tersedia. “Bagi masyarakat yang belum memiliki aplikasi QRIS tetap dapat berbelanja dengan harga yang telah tertera pada masing-masing komoditas,” terangnya.

Muliana, salah satu warga Kota Mataram yang berbelanja mengaku sangat terbantu dengan kegiatan Kopling tersebut. Sebab dirinya bisa mendapatkan sembako dengan harga yang sangat terjangkau, terutama cabai. “Selain itu bisa dapat potongan harga kalau pakai QRIS, inginnya sih sering-sering ada Kopling di sini,” harapnya. (fer/r6)

Editor : Rury Anjas Andita
#bi ntb #harga #potongan #transaksi #stabilitas #kopling #komoditas #QRIS #Pangan