Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cukli Warga Binaan Lapas Lobar Dikirim ke Jawa Timur

nur cahaya • Rabu, 9 April 2025 | 20:46 WIB

 

PERLUASAN PASAR: Produk kerajinan cukli warga binaan lapas kelas IIA Lombok Barat yang dikirimkan ke JawaTimur, akhir Maret 2025.
PERLUASAN PASAR: Produk kerajinan cukli warga binaan lapas kelas IIA Lombok Barat yang dikirimkan ke JawaTimur, akhir Maret 2025.
 

 

LombokPost-BERADA di balik jeruji besi tak menjadi penghalang bagi para narapidana melakukan berbagai hal positif. Salah satunya, memproduksi produk kerajinan khas Lombok, cukli. Hasil produk mereka ini bahkan sudah dikirimkan hingga luar NTB, akhir Maret lalu.

Baru-baru ini, produk cukli warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat ke Jawa Timur. Produk tersebut sebanyak enam paket, di antaranya, empat tiang bendera, satu podium ukir, dan satu meja penandatanganan. “Enam paket ini sudah terkirim, estimasi pengiriman kurang lebih tiga hari sampai Jawa Timur melalui jalur darat,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat M Fadli.

Dikatakannya, produk Cukli warga binaan Lapas ini bukan sekadar mebel biasa. Itu menjadi sebuah simbol keterampilan dan kreativitas warga binaan melalui program meubeler. Sekaligus menjadi asa ketika mereka kembali beraktivitas ke tengah masyarakat.

Pembinaan di bidang meubeler ini sejalan dengan 13 program akselarasi yang digagas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Yakni untuk melakukan penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM unggul.

Selain itu, juga sejalan dengan upaya Lapas Lobar mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pemerimaan negara. Hasil penjualannya akan menjadi bagian dari pemasukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dilaporkan pada periode Maret 2025. “Ini adalah bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang kami lakukan membuahkan hasil yang positif. Tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat dan negara,” tandasnya.

Photo
Photo

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Murdahim menerangkan, kerajinan cukli ini merupakan salah satu produk unggulan dari hasil dari pembinaan warga binaan Lapas Lombok Barat di bidang meubeler. “Produk ini merupakan hasil dari proses produksi yang melibatkan warga binaan secara langsung. Mulai dari pemilihan bahan, pencuklian, hingga finishing,” papar Murdahim.

Kerajinan cukli, kata Murdahim, merupakan seni ukir khas Lombok yang menggabungkan kayu dengan kulit kerang atau mutiara. Motif yang dihasilkan sangat indah dan bernilai seni tinggi. Di Lapas Kelas II Lombok Barat, Cukli menjadi salah satu produk unggulan pembinaan di bidang mebel.

“Kepercayaan dari konsumen menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan. Dukungan masyarakat dan berbagai pihak juga sangat diperlukan agar produk-produk hasil karya warga binaan dapat lebih dikenal dan diterima luas,” terangnya.

Ditambahkannya, melalui pembinaan tersebut, warga binaan dapat lebih produktif dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas dan diversifikasi produk kerajinan diharapkan dapat meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. (fer/r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#Cukli #warga binaan #pasar #kualitas #Lapas #program #kerajinan