Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rp 1.965.000 Per Gram, Harga Emas di Pegadaian Kokoh di Tengah Tren Pasar Global

Nurul Hidayati • Rabu, 21 Mei 2025 | 22:50 WIB
Emas antam pimpin harga, harga emas di Pegadaian kokoh di tengah tren pasar global.
Emas antam pimpin harga, harga emas di Pegadaian kokoh di tengah tren pasar global.

LombokPost  – Pasar emas Indonesia, khususnya di Pegadaian, menunjukkan stabilitas harga yang solid pada hari Rabu, 21 Mei 2025. Emas antam pimpin harga dari semua jenis emas yang ada di Pegadaian.

Dengan berbagai denominasi yang tersedia dari Antam, UBS, dan Galeri 24, investor memiliki pilihan yang beragam di tengah kondisi ekonomi global yang terus bergejolak. Sejauh ini emas antam yang pimpin harga pasar. Kestabilan ini menarik perhatian pelaku pasar dan masyarakat luas yang melihat emas sebagai aset strategis untuk perlindungan nilai.

Seperti biasa, emas Antam dari Logam Mulia tetap menjadi referensi utama dengan harga tertinggi di antara ketiga jenis emas yang ditawarkan Pegadaian. Untuk denominasi 1 gram, emas Antam dibanderol seharga Rp 1.965.000.

Angka ini sedikit di atas emas UBS yang berada di harga Rp 1.907.000 per gram, dan emas Galeri 24 di Rp 1.890.000 per gram. Perbedaan harga ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk memilih sesuai preferensi dan anggaran mereka.

Untuk denominasi yang lebih kecil, seperti 0,5 gram, emas Galeri 24 tercatat Rp 992.000, Antam Rp 1.034.000, dan UBS Rp 1.031.000. Sementara itu, bagi investor dengan skala lebih besar, emas Antam 1.000 gram mencapai Rp 1.902.481.000, menunjukkan potensi investasi signifikan untuk kepemilikan jangka panjang.

Kestabilan harga emas di Pegadaian ini bukan tanpa alasan. Emas telah lama diakui sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama di tengah kondisi ekonomi makro yang tidak menentu. Ketidakpastian geopolitik, ancaman inflasi yang persisten, serta fluktuasi pasar saham dan mata uang, sering kali mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai pelindung kekayaan.

Emas memiliki daya tarik intrinsik yang kuat di masa ketidakpastian. Ini bukan hanya soal profit, tapi juga soal menjaga nilai aset dari gejolak ekonomi.  Pergerakan harga di Pegadaian juga mencerminkan permintaan domestik yang stabil, di samping tren harga emas global.

Faktor pendorong harga emas global menunjukkan tren penguatan dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan.

Geopolitik Global yaitu konflik yang terus berlanjut di berbagai kawasan dan meningkatnya ketegangan antar kekuatan besar dunia selalu menjadi pemicu bagi kenaikan harga emas. Investor mencari stabilitas di tengah gejolak.

Kebijakan Moneter berspekulasi mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, terutama Federal Reserve AS, sangat memengaruhi harga emas. Jika ada sinyal penurunan suku bunga, biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil akan berkurang, sehingga mendorong minat beli.

Inflasi dan Devaluasi Mata Uang, kekhawatiran akan inflasi yang terus tinggi dan potensi devaluasi mata uang fiat membuat emas menjadi pilihan menarik sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

Permintaan Bank Sentral  di berbagai negara terus mengakumulasi emas sebagai bagian dari cadangan devisa mereka, yang secara langsung meningkatkan permintaan global dan menopang harga.

Prospek emas di masa depan sangat menjanjikan. Meskipun harga emas menunjukkan performa yang baik, investor tetap perlu mencermati dinamika pasar ke depan. Perubahan kebijakan moneter global, meredanya ketegangan geopolitik, atau data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan, bisa mempengaruhi pergerakan harga emas.

Namun, selama ketidakpastian masih membayangi dan inflasi menjadi perhatian utama, emas kemungkinan akan tetap menjadi pilihan investasi yang menarik. Pegadaian, dengan kemudahan akses dan berbagai pilihan emas batangan, menjadi salah satu kanal utama bagi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada logam mulia ini.

Photo
Photo

Bagi yang tertarik untuk berinvestasi emas, disarankan untuk melakukan riset mendalam, memahami risiko yang ada, dan menyesuaikan keputusan investasi dengan tujuan keuangan pribadi. Apakah termasuk salah satu yang tertarik untuk berinvestasi emas di Pegadaian? (nur)

Editor : Redaksi Lombok Post
#EMAS #gram #Pegadaian #antam #pasar global