Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS pada 27 Mei 2025, Diprediksi Masih Akan Fluktuatif

Nurul Hidayati • Selasa, 27 Mei 2025 | 12:27 WIB
Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS pada 27 Mei 2025, Diprediksi Masih Akan Fluktuatif. (Foto: Jawa Pos)
Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS pada 27 Mei 2025, Diprediksi Masih Akan Fluktuatif. (Foto: Jawa Pos)

LombokPost  – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di tengah dinamika pasar valuta asing.

Pada hari ini, Selasa, 27 Mei 2025, rupiah terpantau melemah tipis terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).

Kurs beli USD berada di level Rp16.125,97, sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi Senin (26/5).

 Baca Juga: Rupiah Melemah Tipis, Investor Masih Optimis Berkat Dana Asing dan Lelang SRBI

Berdasarkan data kurs terbaru, kurs jual USD tercatat Rp16.288,03.

Pergerakan ini mengindikasikan adanya tekanan jual terhadap mata uang Garuda di awal pekan ini.

Kondisi ini masih akan berlanjut, diperkirakan pergerakan rupiah akan cenderung fluktuatif, dengan potensi penutupan melemah pada kisaran Rp16.240-Rp16.300 pada perdagangan hari ini.

 Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Menguat, Tembus Rp16.246 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Tidak hanya dolar Amerika Serikat, mata uang utama lainnya juga bergerak variatif.

Beberapa mata uang utama dunia juga menunjukkan pergerakan yang beragam terhadap rupiah.

Dolar Australia (AUD), kurs jual AUD tercatat Rp10.606,77, dan kurs beli Rp10.499,62. Terjadi sedikit peningkatan AUD dibandingkan hari sebelumnya.

 Baca Juga: OJK Gerak Cepat Panggil Rupiah Cepat, Usai Laporan Dana Pinjol 'Hantu' ke Nasabah

Euro (EUR), mata uang tunggal Eropa ini ditawarkan dengan kurs jual Rp18.552,07 dan kurs beli Rp18.364,25, menunjukkan sedikit pelemahan.

Pound Sterling (GBP), kurs jual GBP berada di Rp22.102,86, sementara kurs beli di Rp21.873,27, mengindikasikan penguatan.

Yen Jepang (JPY 100), kurs jual JPY untuk 100 Yen tercatat Rp11.399,00, dan kurs beli Rp11.284,79, sedikit melemah dibandingkan Senin (26/5).

Dolar Singapura (SGD), kurs jual SGD berada pada Rp12.689,33, dengan kurs beli Rp12.556,23, menunjukkan sedikit pelemahan.

Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan rupiah ini.

 Baca Juga: Lalu Reza Aji Zarkazi Hasilkan Jutaan Rupiah tiap Bulan dari Berkebun, Berawal dari Hobi Kini Pendapatan Capai Rp 7 juta per Bulan

Pelemahan rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Salah satu sentimen positif dari internal datang dari kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencatatkan surplus positif pada akhir April 2025, mencapai Rp4,3 triliun atau setara 0,02 persen dari PDB.

Surplus ini terutama disebabkan oleh percepatan pendapatan negara yang lebih cepat dibandingkan realisasi belanja.

 

Photo
Photo

Namun, kekhawatiran pasar terkait potensi kebijakan suku bunga tinggi oleh The Fed (Bank Sentral AS) masih membayangi, yang dapat mendorong penguatan Dolar AS secara global.

Selain itu, dinamika pasar internasional, termasuk negosiasi tarif impor dan kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, juga turut mempengaruhi pergerakan rupiah.

Meski rupiah sempat mencatatkan penguatan signifikan sepanjang Mei 2025, kemacetan masih menjadi ciri pasar valuta asing.

 Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Desember Lalu Meningkat dari November Menjadi 146,4 Miliar Dolar

Pelaku pasar dan masyarakat diimbau untuk terus menampilkan informasi terkini dari sumber terpercaya dan mempertimbangkan konsultasi dengan ahli keuangan untuk keputusan investasi.

Editor : Kimda Farida
#Fluktuatif #mata uang #rupiah #Tekanan #dolar