LombokPost - Fore Coffee ngebut ekspansi! Brand kopi kekinian ini menambah 72 gerai baru sepanjang 2024 dan menargetkan total 600 outlet dalam lima tahun ke depan.
Aksi agresif Fore Coffee ini ikut mendongkrak kinerja penjualan dan laba bersih secara signifikan.
Fore Coffee resmi memiliki 232 gerai hingga akhir 2024, naik 35 persen dibanding tahun sebelumnya. Penambahan 60 gerai baru ini langsung memberi efek positif terhadap kinerja keuangan.
Sepanjang 2024, Fore Coffee mencatatkan penjualan Rp1,03 triliun, tumbuh 115,46 persen secara tahunan (YoY).
Tak hanya itu, laba bersih Fore Coffee ikut melesat 4.941 persen menjadi Rp58,21 miliar.
“Pertumbuhan outlet secara langsung meningkatkan performa penjualan dan profit,” kata Direktur Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Vico Lomar dalam keterangannya di Jakarta.
Tahun ini, Fore Coffee kembali tancap gas. Sebanyak 72 gerai baru akan dibuka di seluruh Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok hingga kawasan timur seperti Ambon dan Papua.
Targetnya, pada akhir 2025 total outlet sudah tembus 300 titik.
“Ekspansi ini bagian dari strategi kami memperkuat penetrasi pasar, khususnya kota-kota tier 2 dan 3,” ujar Vico.
Tak main-main, ekspansi Fore Coffee ini dibiayai dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp353,44 miliar.
Sebesar 18 persen dana digunakan untuk menyuntik modal ke anak usaha, PT Cipta Favorit Indonesia (CFI), guna membuka 30 outlet baru dengan format flagship, medium, dan satelit.
Outlet Fore Coffee ke depan tak hanya hadir di pusat perbelanjaan atau ruko, tetapi juga di bandara dan stasiun kereta.
Ini bagian dari rencana besar menjadikan Fore Coffee sebagai pemimpin pasar kopi kekinian di Indonesia.
Hasil IPO juga digunakan untuk pengadaan bahan baku seperti biji kopi, gula, dan susu, serta keperluan operasional lainnya. Sisa dana akan disalurkan bertahap hingga 2027.
Fore Coffee optimistis laba bisa naik 70–80 persen pada 2025, seiring ekspansi dan efisiensi skala besar. Apalagi, tren konsumsi kopi di Indonesia terus meningkat dengan pertumbuhan tahunan mencapai 11 persen.
Dengan ekspansi agresif, tambahan gerai Fore Coffee akan terus meningkat hingga 600 outlet nasional.
Didukung dana IPO dan strategi digital, Fore Coffee siap menjadi raja kopi kekinian di Indonesia.
Target 2025: tambah outlet, genjot laba, dan perluas pasar. Fore Coffee ekspansi besar-besaran, Fore Coffee tambah gerai, Fore Coffee target 600 outlet! (***)
Editor : Alfian Yusni