Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Harga Emas Tak Naik Meski Israel-Iran Memanas, Investor Tunggu Keputusan The Fed

Rury Anjas Andita • Rabu, 18 Juni 2025 | 06:18 WIB
Ilustrasi Emas
Ilustrasi Emas

LombokPost - Harga emas hari ini (XAU/USD) tidak menunjukkan lonjakan meski ketegangan antara Israel dan Iran belum mereda.

Justru, pasar emas terlihat bergerak tipis pada perdagangan Asia, Senin (17/6), dengan investor lebih menanti arah kebijakan suku bunga dari The Fed dalam pertemuan FOMC pada Rabu (19/6).

Menurut analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, tren bullish harga emas mulai melemah seiring potensi meningkatnya sentimen risk on di pasar global.

“Kejenuhan buyer emas belum cukup kuat untuk menahan tekanan jual, apalagi jika sentimen pasar berubah lebih optimistis,” ujarnya.

Konflik geopolitik antara Israel dan Iran memang masih menjadi perhatian pelaku pasar, tetapi ternyata tidak mampu mendorong lonjakan signifikan pada harga emas.

Ketegangan tersebut justru menciptakan volatilitas jangka pendek di aset safe haven.

Namun, permintaan terhadap emas batangan diprediksi akan menurun jika ekonomi global terus menunjukkan perbaikan, seiring dengan ekspektasi normalisasi suku bunga The Fed.

Di sisi lain, indeks saham utama di Wall Street dan Eropa justru menguat pada awal pekan, yang menambah tekanan jual terhadap emas.

“Pelaku pasar kini lebih fokus pada hasil pertemuan FOMC. Jika sinyalnya dovish, harga emas berpotensi menguat dan menguji resistance di USD 3.420. Tapi jika The Fed tetap hawkish, koreksi bisa kembali terjadi,” kata Andy.

Menurutnya, jika harga berhasil menembus resistance USD 3.420, maka ada peluang menuju area pivot mingguan di USD 3.450.

Sebaliknya, jika data makroekonomi AS menguat dan menegaskan ketahanan ekonomi, support di USD 3.380 akan diuji kembali.

Harga emas hari ini masih bergerak hati-hati di tengah ketidakpastian suku bunga dan tensi geopolitik global.

Investor cenderung wait and see, menanti arah yang lebih jelas dari pernyataan The Fed dalam FOMC.

Editor : Rury Anjas Andita
#Investor #israel vs iran #harga emas #Israel #iran #the fed