LombokPost – NTB Mall terus menunjukkan pertumbuhan positif sebagai rumah besar promosi produk unggulan UMKM di NTB.
Hingga pertengahan tahun 2025, NTB Mall mencatat peningkatan kinerja sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu.
Pengelola NTB Mall Lalu Afghan Muharor menjelaskan, sekitar 5.000 produk dari 414 UMKM aktif dipasarkan melalui NTB Mall.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, NTB Mall mencoba melakukan penguatan kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait.
“NTB Mall menekankan pendekatan kolaboratif, terutama dengan Dekranasda NTB. Banyak kegiatan Dekranasda kini diselenggarakan bersama di NTB Mall,” ujarnya.
Kolaborasi bersama Dekranasda NTB tersebut dilakukan melalui sinergi dalam setiap kegiatan promosi dan pameran produk lokal.
Kolaborasi tidak hanya sebatas pemanfaatan ruang fisik, tetapi juga penyatuan energi untuk bersama-sama memajukan UMKM daerah.
Namun Afghan mengakui, meski ada ribuan produk dipasarkan, ada satu catatan penting NTB Mall.
Yakni pertumbuhan jumlah UMKM baru yang mengalami perlambatan.
Jika sebelumnya penambahan bisa mencapai 15 UMKM per bulan, kini hanya sekitar lima UMKM saja.
“Penurunan ini disebabkan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih,” kata kepala UPTD Balai Promosi Produk dan Pengembangan Usaha Daerah (BP3UD) NTB ini.
Sektor pariwisata, yang seharusnya menjadi motor penggerak pemasaran produk UMKM juga dinilai belum optimal.
Perputaran produk di hotel-hotel mitra NTB Mall masih rendah, mengindikasikan indikator lemahnya daya beli wisatawan.
Untuk mengatasi hambatan ini, NTB Mall membuka pintu lebar-lebar bagi sektor swasta untuk terlibat lebih aktif.
Ada beberapa mitra potensial yang diharapkan dapat mendorong pemulihan UMKM.
“Kami juga mengajak sektor swasta untuk ambil peran lebih besar, karena kolaborasi adalah kunci agar UMKM tetap bertahan dan tumbuh,” tandasnya. (fer/r6)
Editor : Jelo Sangaji