NTB Makmur Mendunia, Lepas Ekspor Non-Tambang ke Pasar Global

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Rabu, 23 Juli 2025 | 20:44 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Pada Rabu, 23 Juli 2025, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, melepas ekspor berbagai komoditas non-tambang unggulan NTB ke sejumlah negara di Amerika, Eropa, dan Asia.

Acara pelepasan ekspor ini disaksikan langsung oleh Kepala Perwakilan BI NTB Berry Arifsyah Harahap, bersama pelaku usaha lokal yang produknya berhasil menembus pasar global dan investor.

Termasuk Owner UD Rempah Organik Mohir, Co-Founder PT Singing Dog Vanilli dari Amerika Serikat Mr. Bill Wiedman, Owner PT Mujnah Kemiri Lombok Mujnah, Owner Bale Rattan Nurmala Lia Hidayati, dan Owner PT Fatih Craft Lombok Sapriadi.

Kegiatan ini tentunya mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui ekspor non-tambang.

Kepala Perwakilan BI NTB, Berry Arifsyah Harahap, menyoroti potensi besar komoditas seperti kemiri, vanili, dan produk non tambang.

Menurutnya, ekspor kemiri, vanili dimana komoditas ini memiliki dampak langsung pada petani di lingkar hutan dan pengusaha lokal, karena melibatkan mereka secara langsung.

Sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan mendorong ekonomi lokal.

"Inilah yang kami dorong agar ekspor non-tambang semakin meningkat," tutur Berry, menegaskan komitmen BI untuk terus mendukung sektor ini.

Dalam seremoni yang meriah tersebut, Gubernur Iqbal dan Kepala BI Berry Arifsyah Harahap, bersama pemangku kepentingan lainnya, secara simbolis melepas ekspor.

4 ton Vanili dari UD Rempah Organik Lombok ke Amerika Serikat, 5 ton Kemiri dari PT Mujnah Kemiri Lombok ke Jepang, 1 kontainer Home Decor dari Fatih Craft Lombok ke Jerman, 1 kontainer Furniture dari Bale Rattan ke Spanyol.

Gubernur Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal, mengungkapkan rasa sukacitanya atas keberhasilan produk lokal NTB menembus pasar internasional.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dapat terus ditingkatkan untuk membawa lebih banyak produk lokal ke panggung dunia.

Miq Iqbal juga mendorong adanya hilirisasi pada produk ekspor NTB, khususnya vanili kering.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Berry Arifsyah Harahap  (kiri) bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat secara simbolis melepas ekspor produk non tambang NTB.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Berry Arifsyah Harahap (kiri) bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat secara simbolis melepas ekspor produk non tambang NTB.

Ia berharap investor Vanili dari Amerika Serikat dapat berinvestasi di NTB untuk membangun industri pengolahan vanili.

Dengan begitu, NTB tidak hanya mengekspor vanili kering, tetapi juga produk olahan vanili yang memiliki nilai tambah lebih tinggi di pasar internasional.

"Artinya kita bisa lakukan hilirisasi di sini dan ini berlaku untuk banyak jenis industri kita. Pemprov bersama BI dan stakeholder lain akan melakukan yang terbaik, kita bantu investor bisa nyaman investasi di sini," ungkap gubernur, menekankan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Miq Iqbal menambahkan, hilirisasi produk ekspor akan memberikan dampak ekonomi yang besar untuk mewujudkan NTB yang semakin makmur dan mendunia.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia NTB yang konsisten mendampingi UMKM lokal menembus pasar internasional. Ia berharap kolaborasi yang baik ini dapat terus terjalin ke depannya.

"Kita siap bersama-sama membangun NTB untuk mendunia," tutupnya dengan optimis.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Investor kemiri home decor internasional furniture Vanili global ekspor NTB