Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pasokan Menurun, Harga Bawang Merah di NTB Merangkak Naik

Geumerie Ayu • Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:59 WIB

Pasokan menurun, harga bawang merah di NTB merangkak naik
Pasokan menurun, harga bawang merah di NTB merangkak naik
LombokPost Harga bawang merah di pasar mengalami lonjakan dalam sepekan terakhir.

Harganya kini sudah menyentuh angka Rp 50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bawang merah ini diduga lantaran pasokan ke pasar sedang menurun.

“Lagi mahal, sekilo Rp 50 ribu yang besar, kalau yang ukuran sedang Rp 40-45 ribu sekilo,” ujar salah satu warga Kota Mataram Rahmayani, usai berbelanja di Pasar Mandalika, Jumat (25/7).

Persoalannya, yang mengalami  kenaikan harga bukan hanya bawang merah.

Tomat juga mulai merangkak naik harganya.

“Sekarang sudah Rp 25 ribu sekilo. Padahal biasanya tomat Rp 10 ribuan,” sambungnya.

Berbeda dengan bawang merah dan tomat, Rahmayani menyebutkan harga cabai rawit justru relatif terjangkau.

Pasokan menurun, harga bawang merah di NTB merangkak naik
Pasokan menurun, harga bawang merah di NTB merangkak naik

Meski begitu, ia tetap berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan harga barang pokok.

"Sebentar lagi maulid. Pasti harga barang pokok melonjak," prediksinya.

Ahmad, pedagang sembako lainnya membenarkan adanya kenaikan harga bawang merah tersebut.

Menurutnya, penyebab utama lonjakan harga ini dikarenakan adanya penurunan pasokan dari petani.

"Harga naik ini karena barang dari petani kurang, Jadi kami ambilnya juga sudah lebih mahal," jelas Ahmad.

Kondisi cuaca dan faktor panen sering kali memengaruhi ketersediaan pasokan.

Hal itu pada akhirnya berdampak langsung pada harga jual di pasar.

Editor : Siti Aeny Maryam
#lonjakan #harga #menurun #pasokan #bawang merah