Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ada Kenikmatan Rasa Banjarmasin di Sudut Ampenan

Geumerie Ayu • Rabu, 6 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Soto Banjar, menu kuliner khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, di Warung Banjar Ampenan, Mataram.
Soto Banjar, menu kuliner khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, di Warung Banjar Ampenan, Mataram.

LombokPost – Di sudut Kampung Banjar, Ampenan, Kota Mataram, ada sebuah warung sederhana yang menyimpan kekayaan rasa dari seberang pulau.

Namanya Warung Banjar, milik Ilhani.

Ini bukan sekadar tempat makan. Namun tempat berlabuh rindu bagi para perantau asal Kalimantan Selatan dan pencinta kuliner Nusantara.

Berlokasi di Jalan Energi Nomor 1 Kampung Banjar.

Warung ini mulai beroperasi sejak tahun 2004, tak lama setelah Ilhani memasuki masa pensiun.

 Awalnya, hanya sebuah gerobak sederhana di depan rumah.

“Waktu itu saya cuma ingin mengisi waktu luang, coba-coba jualan di depan rumah,” ujarnya mengenang awal perjalanan.

Namun, usaha kecil itu perlahan menarik perhatian.

Soto legendaris di Warung Banjar, Ampenan.
Soto legendaris di Warung Banjar, Ampenan.

Racikan tangan Ilhani seperti Soto Banjar yang kaya rempah, Sate Banjar dengan bumbu khas, hingga Iga Kambing Bakar ala Banjar yang empuk dan beraroma menggoda, mulai dikenal luas.

Warung Banjar terus berkembang, bahkan sempat membuka outlet di Lombok Epicentrum Mall (LEM) untuk memperluas jangkauan pelanggan.

Namun pascagempa, Ilhani memilih kembali ke tempat awal, yakni warung kecil di rumahnya sendiri.

“Saya lebih nyaman di rumah. Suasana lebih hangat, saya bisa ngobrol langsung dengan pelanggan. Banyak dari mereka sudah seperti keluarga sendiri,” jelasnya.

Kenyamanan dan cita rasa otentik membuat Warung Banjar terus bertahan.

Dengan resep turun-temurun yang dijaga ketat, Ilhani menghadirkan sensasi masakan khas Banjarmasin yang sulit ditemukan di tempat lain di Pulau Lombok.

“Kalau makan di sini, serasa pulang kampung. Rasa sotonya masih sama seperti waktu saya kecil di Banjarmasin,” ujar Ayu, seorang pelanggan asal Kalimantan Selatan yang kini tinggal di Mataram.

Warung Banjar buka setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 wita, dan tutup di hari Minggu.

Meski tampak sederhana, warung ini menyajikan pengalaman yang tak biasa.

Warung Banjar menyatukan rasa, cerita, dan kehangatan rumah dalam setiap piring. (fer/r6)

Editor : Jelo Sangaji
#Kuliner #Ampenan #Warung Banjar #kalimantan selatan #kuliner nusantara