LombokPost— Dalam momentum peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Mataram memperkuat komitmennya mendukung program sejuta rumah melalui keikutsertaan dalam REI NTB Property Expo 2025.
Acara ini digelar pada 16–17 Agustus 2025 di Atrium Lombok Epicentrum Mall dan menghadirkan berbagai pilihan hunian komersial dan subsidi dari pengembang terpercaya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi strategis antara BTN dan DPD Real Estat Indonesia (REI) NTB dalam mendukung Program Prioritas Pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk pembangunan 3 juta rumah.
Baca Juga: Mpok Alpa Meninggal Dunia, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Menangis Kenang Sikap Profesional
NTB sebagai wilayah yang tengah bertumbuh pesat dari sisi pembangunan infrastruktur dan populasi, menjadi fokus penting dalam perluasan akses perumahan.
BTN hadir dengan promo khusus “Merdeka Punya Rumah” berupa bebas biaya administrasi dan diskon 50 persen biaya provisi untuk pembiayaan rumah subsidi dan komersial.
Promo ini berlaku untuk akad hingga 30 September 2025.
BTN juga memperluas akses pembiayaan melalui skema KPR BPJS Ketenagakerjaan dengan bunga terjangkau untuk pekerja formal.
“Kami terus berupaya menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya di NTB, agar bisa memiliki rumah pertama yang layak dan terjangkau,” ujar Alem Wijaya, Kepala Cabang BTN Mataram.
Sementara itu, Ketua DPD REI NTB, Hery Athmaja, menambahkan bahwa kolaborasi dengan BTN sangat strategis untuk menekan backlog perumahan di wilayah NTB.
“Kami di REI mendukung penuh langkah BTN dan berharap pameran ini dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan akses terhadap hunian legal yang berkualitas,” jelasnya.
Selain kehadiran fisik di pameran, BTN juga mendorong digitalisasi proses pembiayaan melalui fitur Bale Properti dalam aplikasi Bale by BTN.
Fitur ini memudahkan masyarakat mencari rumah berdasarkan lokasi dan harga, melakukan simulasi KPR, mengajukan pembiayaan, hingga memantau statusnya secara online dan real time.
Sepanjang tahun 2024, aplikasi Bale Properti mencatat lebih dari 38.000 pengajuan KPR online, dengan nilai pencairan mencapai lebih dari Rp2 triliun.
Hingga Juli 2025, lebih dari 12.600 developer telah bergabung dalam ekosistem ini, menjadikannya salah satu saluran digital perumahan terbesar di Indonesia.
Platform ini tidak hanya membantu calon debitur, tetapi juga memudahkan pengembang untuk mengelola stok unit, memantau pengajuan pembeli, dan mempercepat time-to-market proyek mereka.
Dengan pengawasan ketat terhadap legalitas dan informasi hunian, BTN memastikan setiap proses berjalan transparan dan aman.
BTN juga memberikan apresiasi bagi developer yang aktif menggunakan platform digital.
Sebanyak 50 developer dengan performa terbaik dalam pengajuan KPR digital akan mendapatkan penghargaan khusus dari BTN sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan ekosistem properti berbasis teknologi.
Dengan kombinasi strategi offline dan digital, BTN optimistis kehadirannya di NTB melalui event ini dan pemanfaatan Bale Properti akan mempercepat pencapaian target kepemilikan rumah, khususnya bagi generasi muda dan keluarga baru di wilayah timur Indonesia.
Editor : Kimda Farida