LombokPost – Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan. Angka 80, bukan angka kecil. Delapan puluh tahun itu berarti sudah empat generasi bangsa ini merdeka.
Telkomsel tak main-main dengan tema tahun ini: “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Telkomsel, perusahaan telekomunikasi raksasa itu, punya tema sendiri yang selaras: “Nyalakan Semangat Indonesia”.
Baca Juga: Telkomsel Salurkan Bantuan Pendidikan pada SMPN 17 Satarmese
Ini bukan cuma slogan kosong. Ini janji. Janji untuk jadi penggerak ekosistem digital nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan memajukan. Visi mereka jelas: Indonesia Emas 2045.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho menyatakannya dengan lugas. Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
Semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi Telkomsel untuk terus berkontribusi memajukan bangsa.
Baca Juga: Telkomsel Dorong Semangat Inovasi Digital di IndonesiaNEXT Summit 2024
Kata kuncinya: kontribusi. Bukan cuma untung, tapi juga memajukan. Ini mentalitas yang harusnya dimiliki setiap perusahaan besar.
Tiga puluh tahun. Itu usia Telkomsel. Selama itu, mereka tak pernah berhenti. Bayangkan, lebih dari 280.000 BTS yang menjangkau 97 persen populasi.
Angka ini bukan sekadar statistik. Ini artinya, hampir seluruh pelosok negeri ini terhubung. Bayangkan, 158,4 juta pelanggan mobile dan 10 juta pelanggan IndiHome-B2C. Ini bukan cuma pelanggan, ini Indonesia.
Baca Juga: Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Bali Nusra, NTB Siap Tambah Sepuluh Titik Baru
Mereka tak berhenti pada konektivitas. SIMPATI yang terus berevolusi, Telkomsel Halo, IndiHome, Telkomsel One. Semuanya bergerak.
Mereka bahkan sudah melangkah jauh dengan 5G, menyebar jaringan secara contiguous di 56 kota/kabupaten.
Didukung Artificial Intelligence (AI) di lebih dari 3.000 BTS 5G. Ini bukan cuma trend, ini masa depan. Dan enam penghargaan internasional dari Ookla® Speedtest Awards™ di Q1-Q2 2025? Itu bukti. Bukan cuma omong kosong.
Sebagai digital enabler, Telkomsel juga mendorong inovasi. Platform digital seperti MAXStream, Langit Musik, Dunia Games, dan LinkAja, sudah jadi bagian hidup kita.
Solusi korporasi? Jangan ditanya. Dari Mobility Insight (MSIGHT) sampai IoT, semuanya untuk efisiensi bisnis. Lalu ada INDICO yang mengelola bisnis vertikal digital, dan Telkomsel Ventures yang mendukung startup.
Mereka juga serius soal tata kelola digital dengan inisiatif Telkomsel Jaga Data. Ini namanya ekosistem.
Dan soal AI? Mereka pelopor. Satu-satunya perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang jadi pendiri Autonomous Networks di dunia.
Mereka juga yang pertama mengintegrasikan AI di Indonesia melalui Autonomous Network dan virtual assistant seperti Veronika dan TED. Fungsional. Efisien. Dan 5G? Mereka yang pertama mengomersialkan di Indonesia.
Bukan cuma untuk individu, tapi juga untuk industri seperti smart mining dan telesurgery. Ini bukan lagi main-main, ini transformasi.
Telkomsel tak hanya fokus pada kabel dan menara. Mereka juga punya hati. Ada IndonesiaNEXT, program peningkatan keterampilan digital yang sudah diikuti lebih dari 96 ribu mahasiswa.
Ada Internet BAIK, inisiatif literasi digital yang menjangkau 41 ribu peserta di 35 provinsi. Dan Telkomsel Jaga Cita, mendukung pendidikan yang adaptif dan merata.
NextDev, inkubator startup, sudah melahirkan 152 alumni. Digital Creative Entrepreneur (DCE) membina UKM, menjangkau 1050 UKM.
Baktiku Negeriku, memberdayakan masyarakat dan desa. Ini bukan sekadar angka, ini dampak nyata.
Dan saat bencana? Ada TERRA, unit siaga bencana Telkomsel, yang melibatkan 600 relawan. Telkomsel Sambungkan Senyuman, membantu komunitas lokal.
Soal lingkungan? Telkomsel Jaga Bumi mendaur ulang limbah, melakukan carbon offset, menanam 25 ribu mangrove. Mereka pikirkan bumi, bukan cuma profit. Ini namanya tanggung jawab.
HUT ke-80 RI ini, Telkomsel juga siapkan banyak hal spesial. Ada Jejak Semangat Indonesia, tur jalan kaki di Jakarta dan Jogja dengan sentuhan digital. Ada MyTelkomsel Quiz. Ini cara mereka menyatukan sejarah dengan teknologi.
Lalu, tentu saja, ada promo gila-gilaan. Paket Merdeka 8GB cuma Rp17 ribu. Surprise Deal dengan kuota besar plus langganan WeTV dan Amazon Prime Video.
Halo+ dengan bonus kuota 17GB dan diskon tagihan. by.U dengan Pesta Merdeka dan perlombaan seru. IndiHome dan Orbit juga tak ketinggalan.
Bahkan ada Telkomsel Short Movie di MyTelkomsel, dan promo khusus untuk game seperti MLBB dan Free Fire. Semua segmen digarap.
Nugroho menutupnya dengan optimisme. “Kami meyakini penyediaan konektivitas yang merata dan inovasi teknologi merupakan kunci untuk membentuk masyarakat berdaya saing tinggi. Dengan semangat ini, kami optimis untuk terus memperkuat bangsa dalam menyongsong Indonesia yang maju, dengan rakyat sejahtera, bersatu berdaulat,” katanya.
Telkomsel bukan cuma perusahaan telekomunikasi. Mereka adalah penyala semangat. Mereka adalah bagian dari perjuangan mewujudkan Indonesia Maju.
Percayalah, ini bukan cuma soal jaringan, ini soal masa depan bangsa.
Editor : Siti Aeny Maryam