Momen Hari Pelanggan Nasional setiap tanggal 4 September, menjadi pengingat akan hal itu.
Ketua Lombok Womenpreneur Club (LWC) Indah Purwanti menegaskan, kepuasan pelanggan merupakan investasi jangka panjang.
Hal itu ikut menentukan keberlanjutan usaha UMKM ke depannya.
“Menjaga kepuasan pelanggan itu tidak hanya soal pemilik usaha, tapi juga seluruh jajaran operasional,” ujar Indah, Kamis (4/9).
“Komunikasi yang sopan dan ramah adalah kunci awal membangun hubungan baik dengan konsumen,” sambungnya.
Di tengah persaingan ketat era digital, Indah menilai UMKM menghadapi tantangan ganda.
Selain dituntut berinovasi pada produk, mereka juga harus membangun hubungan emosional dengan pelanggan.
“Mencari customer itu mudah, tapi mempertahankan mereka jauh lebih sulit,” tegasnya.
Salah satu hal yang kerap diabaikan pelaku usaha, kata Indah, adalah soal menghargai privasi pelanggan.
Di era media sosial, berbagi momen dengan konsumen sudah lumrah.
Namun, menurutnya, setiap foto atau video yang melibatkan pelanggan wajib mendapat izin sebelum diunggah.
“Itu bentuk penghormatan sekaligus membangun kepercayaan,” jelasnya.
Tak kalah penting soal kritik dan komplain yang kini mudah menyebar lewat media sosial.
Ia menyebut fenomena ini sebagai sisi gelap pemasaran digital.
Meski begitu, ia mengajak UMKM untuk memandang kritik sebagai bahan evaluasi.
“Ketika ada komplain, wajib ditanggapi cepat, sampaikan permintaan maaf, dan berikan solusi,” katanya.
Lebih lanjut, Indah menyarankan agar pelaku UMKM tidak segan memberikan kompensasi lebih besar saat menghadapi keluhan.
Menurutnya, cara ini bukan hanya untuk meredam kekecewaan, tapi juga menjaga citra profesional usaha.
“Sering kali, pelanggan yang puas dengan penanganan komplain justru balik lagi berbelanja. Bahkan mereka jadi pelanggan setia,” jelasnya.
Indah menekankan, kualitas produk dan layanan tetaplah fondasi utama menjaga loyalitas konsumen.
Keduanya harus dijaga secara konsisten agar usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat.
UMKM berpeluang menjadikan pelanggan sebagai agen pemasaran terbaik.
Sebab, konsumen yang puas akan dengan sukarela merekomendasikan produk atau layanan ke orang lain.
“Hari Pelanggan Nasional harus jadi momentum bagi UMKM NTB untuk lebih profesional. Ini investasi jangka panjang yang hasilnya kembali dalam bentuk loyalitas,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam