Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Merajut Asa UMKM Diantara Dukungan Bank Indonesia dan Langkah Nyata Bank SMBC, UMKM Pilar Ekonomi Siap Naik Kelas

Nurul Hidayati • Selasa, 9 September 2025 | 17:43 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Di balik gemerlap data makroekonomi, ada denyut jantung yang tak henti berdetak yaitu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan jumlah mencapai 65 juta, UMKM bukan sekadar sektor bisnis, melainkan pilar kokoh yang menopang perekonomian Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.

Sebagian besar digerakkan oleh perempuan, UMKM telah membuktikan ketahanan luar biasa dalam menghadapi berbagai krisis.

Bank Indonesia (BI) menyadari betul potensi ini dan menjadikan penguatan UMKM sebagai agenda prioritas.

Melalui strategi yang terstruktur, BI berupaya mendorong UMKM untuk naik kelas, bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga berinovasi dan bersaing.

Komitmen BI untuk mengembangkan UMKM bersifat end-to-end, mencakup tiga pilar utama yang saling menguatkan.

Pilar pertama adalah penguatan daya saing. BI memfokuskan pengembangan pada sektor unggulan yang memiliki nilai lokal tinggi seperti wastra, kriya, kopi, dan kuliner.

Ini adalah langkah strategis untuk mengangkat produk-produk khas daerah ke panggung nasional maupun internasional.

Pilar kedua adalah peningkatan akses keuangan. Ini menjadi krusial karena banyak UMKM yang kesulitan mendapatkan modal.

BI menjembatani kesenjangan ini dengan platform Business Matching Digital, yang secara efisien mempertemukan UMKM dengan lembaga pembiayaan.

Proses yang terkurasi ini memastikan setiap UMKM mendapatkan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pilar terakhir adalah literasi dan inklusi keuangan. BI tidak hanya memberikan akses, tetapi juga edukasi. Melalui modul-modul edukatif dan pelatihan yang tersebar di seluruh Indonesia, UMKM dibekali pengetahuan untuk mengelola keuangan dengan lebih baik.

Sinergi dengan kementerian, lembaga, dan anggota parlemen terus digalakkan, menciptakan ekosistem yang kondusif bagi UMKM untuk berkembang, berkreasi, dan melahirkan para pemimpin masa depan.

 

Lebih dari Sekadar Bank: Jurus Jitu SMBC Indonesia Berdayakan UMKM Hingga Lahirkan Wirausaha Tangguh

Di tengah dinamisnya perekonomian global, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi tulang punggung yang kokoh bagi Indonesia.

Menyambut peran vital ini, PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang secara konsisten melakukan pemberdayaan sosial dan lingkungan.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Komitmen ini terwujud dalam program andalannya, Daya, yang telah berjalan sejak 2011.

Program Daya adalah cerminan dari filosofi SMBC Indonesia untuk memberikan dampak yang lebih bermakna.

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menegaskan bahwa fokus mereka melampaui sekadar bisnis.

“Kami berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat melalui sektor UMKM, meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas diri, serta mendorong gaya hidup berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap inisiatif dari keempat pilar Daya ini tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program Daya SMBC Indonesia berdiri di atas empat pilar utama yang saling menguatkan: pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan kapasitas usaha, dan kehidupan yang berkelanjutan.

Data menunjukkan, komitmen ini bukan sekadar wacana. Selama periode Januari hingga Juni 2025 saja, program Daya telah menyelenggarakan 4.786 aktivitas yang berhasil menjangkau hampir 4,8 juta partisipan.

Angka ini menjadi bukti nyata seberapa luas dan dalam dampak yang telah diberikan SMBC Indonesia.

Melalui pilar pengembangan kapasitas diri, masyarakat diajak untuk terus belajar dan berinovasi. Literasi keuangan digalakkan agar UMKM mampu mengelola usahanya secara profesional.

Sementara itu, pilar peningkatan kapasitas usaha menjadi jembatan bagi UMKM untuk naik kelas, dari usaha mikro menjadi usaha yang lebih mapan.

Terakhir, pilar kehidupan berkelanjutan mengajak semua pihak untuk menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab sosial.

SMBC Indonesia juga menunjukkan komitmennya melalui inovasi digital. Salah satu terobosan terbarunya adalah Jenius Bisniskit, sebuah aplikasi tambahan yang dirancang khusus untuk membantu pelaku bisnis mengelola operasional dengan lebih efisien.

Inovasi ini menjadi angin segar bagi UMKM yang ingin memulai atau mengembangkan usaha mereka.

JUALAN: Para UMKM menjual produk lokal saat pawai Rimpu Mantika, Sabtu (26/4).
JUALAN: Para UMKM menjual produk lokal saat pawai Rimpu Mantika, Sabtu (26/4).

“Jenius Bisniskit adalah salah satu bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi digital yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan bagi pelaku bisnis,” kata Digital Banking Product and Innovation Head SMBC Indonesia Febri Rusli.

Aplikasi ini memungkinkan pelaku UMKM menerima pembayaran melalui QRIS, sejalan dengan program Bank Indonesia untuk mendorong transaksi non-tunai.

Fitur-fitur ini dikembangkan melalui proses kokreasi dengan masyarakat digital, memastikan bahwa setiap solusi yang ditawarkan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Melalui beragam inisiatif ini, SMBC Indonesia tidak hanya menyediakan modal finansial, tetapi juga modal sosial dan digital.

Dengan terus mendukung dan memberdayakan masyarakat, SMBC Indonesia yakin dapat memberikan dampak positif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Langkah ini membuktikan bahwa penguatan UMKM adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan wirausaha tangguh dan ekonomi nasional yang berdaya saing.

Dengan dukungan terpadu dari Bank Indonesia yang menetapkan kebijakan strategis dan implementasi nyata dari lembaga perbankan seperti Bank SMBC, UMKM kini tidak lagi berjalan sendiri.

Mereka adalah kekuatan ekonomi masa depan yang sedang dirajut dan dipoles untuk siap menghadapi tantangan global.

Editor : Pujo Nugroho
#UMKM #Daya #Bank Indonesia #Perekonomian #BISNIS #akses #naik kelas #SMBC Indonesia